Medan, BONARINEWS – Pemerintah Kota Medan menerima UHC Award Kategori Madya 2026 atas komitmennya menjamin akses layanan kesehatan bagi seluruh warga. Penghargaan diserahkan oleh Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat, Muhaimin Iskandar, kepada Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, pada Selasa (27/1/2026) di Jakarta.
Plt Kepala Dinas Kesehatan Medan, Surya Syahputra Pulungan, mengatakan penghargaan ini dicapai karena Kota Medan telah memenuhi indikator utama UHC, termasuk cakupan kepesertaan JKN 100,12 persen, tingkat keaktifan peserta di atas 85 persen, serta pendaftaran penduduk oleh pemerintah daerah minimal 10 persen. Kota Medan juga bebas tunggakan iuran Peserta Bukan Penerima Upah (PBPU).
Pemko Medan terus memperkuat kerja sama dengan fasilitas kesehatan, mencakup 47 rumah sakit di dalam kota dan 74 rumah sakit di luar kota yang terintegrasi dengan BPJS Kesehatan. Layanan ini menjangkau rumah sakit umum, khusus, universitas, militer, kepolisian, serta fasilitas di luar Pulau Sumatera seperti Jabodetabek dan Yogyakarta.
Sepanjang periode evaluasi, ribuan warga telah memanfaatkan layanan kesehatan, dengan 7.442 peserta di puskesmas dan 15.555 pasien di rumah sakit, serta 929 pasien rujukan di luar Kota Medan.
“Seluruh puskesmas dan rumah sakit mitra BPJS siap melayani peserta aktif, termasuk warga Medan yang berada di luar daerah dalam kondisi darurat,” ujar Surya. (Redaksi)
