Tarutung, BONARINEWS — Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara mengambil langkah serius dalam mempercepat transformasi digital birokrasi. Upaya ini diwujudkan melalui penyelenggaraan Workshop Penyusunan Proposal Kegiatan Berbasis Artificial Intelligence (AI), yang dibuka langsung oleh Wakil Bupati Tapanuli Utara, Dr. Deni Parlindungan Lumbantoruan, M.Eng, di Aula Martua Kantor Bupati, Senin (2/2/2026).
Kegiatan tersebut turut dihadiri Sekretaris Daerah Drs. Henry M. M. Sitompul, M.Si, serta Pelaksana Tugas Kepala BKPSDM Taput, Jenri Simanjuntak.
Dalam arahannya, Wakil Bupati menekankan bahwa ASN harus mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi, termasuk memanfaatkan AI untuk meningkatkan efektivitas dan efisiensi kerja. Meski begitu, ia mengingatkan bahwa penggunaan AI tidak boleh dilakukan secara mentah tanpa pengawasan.
“AI bisa menjadi teman kerja kita, membantu mempercepat dan menyempurnakan tugas. Tapi tidak boleh semuanya diserahkan kepada AI. Hasilnya tetap harus dibaca kritis dan disesuaikan dengan kondisi Tapanuli Utara. Jangan asal salin-tempel,” ujar Deni.
Ia menambahkan, workshop ini adalah langkah awal menuju birokrasi yang lebih modern. Ke depan, Pemkab Taput akan mendorong kegiatan serupa dilakukan secara daring agar lebih fleksibel dan menjangkau lebih banyak ASN.
Plt. Kepala BKPSDM Taput, Jenri Simanjuntak, dalam laporannya menyampaikan bahwa peserta workshop terdiri atas sekretaris serta kepala subbagian program dari seluruh organisasi perangkat daerah. Melalui kegiatan ini, diharapkan kemampuan ASN dalam memanfaatkan teknologi digital semakin meningkat, terutama dalam penyusunan program kerja yang adaptif, efektif, dan inovatif.
Workshop ini juga menjadi bagian dari implementasi reformasi birokrasi dan penguatan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE), yang selama ini menjadi fokus utama peningkatan layanan publik.
Selama kegiatan berlangsung, para peserta mendapatkan materi, sesi diskusi, hingga praktik langsung penggunaan AI untuk mendukung penyusunan proposal. Narasumber utama adalah Edy Arianto Purba, Konsultan Manajemen Operasional, yang memberikan pendampingan teknis terkait penerapan kecerdasan buatan dalam perencanaan kegiatan pemerintahan.
Melalui workshop ini, Pemkab Tapanuli Utara berharap kemampuan digital ASN semakin matang sehingga pelayanan publik ke depan dapat berjalan lebih cepat, tepat, dan akuntabel. (Redaksi)
