BONARINEWS.COM, MANGGARAI – Operasi pencarian dan pertolongan (SAR) terhadap seorang remaja bernama Armada W. Jeferson (13) yang dilaporkan tenggelam di Objek Wisata Tiwu Pa’i, Kecamatan Reok Barat, Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur (NTT), resmi ditutup pada Jumat (17/1/2026) pukul 13.00 WITA. Hingga operasi dihentikan, korban dinyatakan belum ditemukan atau hilang.
Penutupan operasi dilakukan setelah Tim SAR Gabungan melaksanakan pencarian selama tujuh hari sejak hari pertama kejadian. Berbagai upaya telah dilakukan, termasuk penyisiran di sepanjang aliran sungai dan area sekitar lokasi kejadian, namun seluruh hasil pencarian dinyatakan nihil.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Maumere, Fathur Rahman, mengatakan keputusan penutupan operasi diambil berdasarkan hasil evaluasi bersama seluruh unsur SAR Gabungan dan pihak keluarga korban.
“Sehubungan dengan telah dilaksanakannya Operasi SAR sejak hari pertama hingga hari ketujuh, dan tidak ditemukannya tanda-tanda keberadaan korban (nihil), maka berdasarkan hasil evaluasi tim SAR Gabungan bersama keluarga korban dan seluruh unsur yang terlibat, disepakati bahwa Operasi SAR diusulkan untuk ditutup,” ujar Fathur Rahman.
Ia menambahkan, meskipun Operasi SAR telah ditutup, tahapan pemantauan tetap dilanjutkan. Operasi SAR dapat kembali dibuka apabila di kemudian hari ditemukan tanda-tanda atau petunjuk terkait keberadaan korban.
Seluruh unsur SAR yang terlibat dalam pelaksanaan Operasi SAR dikembalikan ke satuan masing-masing dengan disertai ucapan terima kasih atas dedikasi dan kerja sama selama proses pencarian.
Dalam pelaksanaan Operasi SAR tersebut, Tim SAR Gabungan juga menerima kunjungan Bupati Manggarai, Heribertus G. L. Nabit, S.E., M.A., yang memantau langsung jalannya operasi pencarian di lokasi kejadian. (Faidin)