JAKARTA, BONARINEWS.COM — Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono bersama Wakil Menteri Kelautan dan Perikanan Didit Ashaf Herdiawan menemui langsung keluarga penumpang pesawat ATR 42-500 milik Indonesia Air Transport (IAT), Selasa (17/2/2025) malam. Pesawat tersebut diketahui membawa sejumlah pegawai Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) dan dilaporkan jatuh di wilayah Maros, Sulawesi Selatan.
Pertemuan tersebut dilakukan untuk menyampaikan rasa simpati serta dukungan moril kepada keluarga korban di tengah proses pencarian yang masih berlangsung. Menteri Trenggono menyampaikan empati mendalam atas musibah yang terjadi dan berharap keluarga diberi kekuatan serta ketabahan dalam menghadapi situasi sulit ini.
KKP, kata Trenggono, berkomitmen untuk terus memantau perkembangan proses pencarian dan evakuasi. Informasi terbaru akan disampaikan secara terbuka dan transparan kepada pihak keluarga agar mereka mendapatkan kepastian terkait upaya yang dilakukan di lapangan.
Selain itu, KKP juga mengajak seluruh pihak untuk mendoakan agar para penumpang dan kru pesawat segera ditemukan. Dukungan doa dinilai penting untuk menguatkan keluarga yang saat ini tengah menunggu kabar dengan penuh harap.
โMohon doa dari seluruh Sahabat Bahari agar keluarga diberikan ketabahan dan seluruh penumpang serta kru pesawat dapat segera ditemukan,โ demikian pesan yang disampaikan KKP dalam keterangannya.
Hingga kini, proses pencarian pesawat ATR 42-500 IAT masih terus dilakukan oleh tim gabungan dengan melibatkan berbagai unsur terkait. Pemerintah memastikan akan terus memberikan pendampingan dan perhatian kepada keluarga penumpang selama proses berlangsung. (Redaksi)
