
Manggarai Timur, BONARINEWS.COM – Bencana tanah longsor yang terjadi di Kampung Pau, Desa Goreng Meni, Kecamatan Lamba Leda, Kabupaten Manggarai Timur, akhirnya menelan korban jiwa.
Pada hari keempat pencarian, Tim SAR Gabungan berhasil menemukan satu jenazah korban yang tertimbun material longsor.
Peristiwa longsor tersebut terjadi pada 22 Januari 2026 dan mengakibatkan dua warga tertimbun. Sejak kejadian, Tim SAR Gabungan terus melakukan operasi pencarian dan penyelamatan (SAR) di lokasi kejadian, meski dihadapkan pada medan berat serta kondisi cuaca yang tidak menentu.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Maumere, Fathur Rahman, membenarkan penemuan jenazah tersebut.
“Kami menerima informasi dari Tim SAR di lapangan bahwa telah ditemukan satu jenazah korban yang tertimbun longsoran. Selanjutnya Tim SAR Gabungan langsung mengevakuasi korban ke puskesmas terdekat untuk dilakukan proses identifikasi oleh pihak puskesmas dan Inafis Polres Manggarai Timur,” ujar Fathur Rahman.
Hasil identifikasi memastikan jenazah tersebut adalah Lusia Resen (54), salah satu korban yang sebelumnya dilaporkan hilang akibat bencana longsor.
“Identifikasi jenazah dilakukan oleh pihak puskesmas bersama Inafis Polres Manggarai Timur. Dari hasil pemeriksaan, korban diketahui bernama Lusia Resen, berusia 54 tahun,” lanjutnya.
Meski satu korban telah ditemukan, operasi SAR belum dihentikan. Tim SAR Gabungan kembali melanjutkan pencarian terhadap satu korban lainnya yang masih tertimbun material longsor.
“Pencarian akan terus kami lanjutkan hingga satu korban terakhir ditemukan dan dievakuasi. Kendati cuaca tidak menentu dan terdapat hambatan di lapangan, hal tersebut tidak mengurangi semangat tim untuk terus bekerja secara maksimal,” tegas Fathur Rahman.
Hingga berita ini diturunkan, Tim SAR Gabungan masih melakukan penyisiran di area longsoran dengan mengedepankan faktor keselamatan seluruh personel yang terlibat dalam operasi pencarian.
Penulis : Faidin
