Gunungtua, BonariNews.com — Lembaga Pemasyarakatan Kelas III Gunungtua menyelenggarakan peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW 27 Rajab 1447 Hijriah di Masjid Lapas Gunungtua pada Rabu (04/02). Acara keagamaan tersebut mengangkat tema “Dari Ujian Menuju Harapan dan Perubahan” yang bertujuan menumbuhkan kembali nilai-nilai spiritual dalam diri warga binaan.
Kegiatan berlangsung khidmat dan diikuti oleh jajaran pegawai Lapas, peserta magang, seorang ustaz, serta para warga binaan. Agenda dimulai dengan doa bersama, dilanjutkan pembacaan ayat suci Al-Qur’an dan sari tilawah oleh peserta magang, yang menambah suasana religius sejak awal acara.
Kepala Lapas Gunungtua, Japaruddin Ritonga, turut hadir memberikan sambutan sekaligus membuka kegiatan secara resmi. Dalam arahannya, ia menegaskan bahwa peringatan Isra Mi’raj menjadi kesempatan penting untuk memperdalam refleksi spiritual bagi warga binaan, khususnya dalam menjalani proses pembinaan.
Ia menekankan bahwa kegiatan keagamaan bukan hanya seremonial, tetapi juga bagian dari upaya membentuk karakter, memperkuat moral, serta menumbuhkan kesadaran diri.
“Kami berharap momentum Isra Mi’raj ini dapat menjadi dorongan bagi warga binaan untuk meningkatkan iman dan ketakwaan, serta lebih ikhlas dalam mengikuti setiap tahapan pembinaan,” ujar Kalapas.
Acara ditutup dengan doa bersama, menjadi penanda harapan agar seluruh peserta memperoleh keberkahan dan dapat menerapkan nilai-nilai keagamaan dalam kehidupan sehari-hari. Lapas Gunungtua menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan pembinaan yang seimbang, mencakup aspek mental, moral, dan spiritual, demi mendukung perubahan positif bagi warga binaan.
Penulis: Tohong Harahap
Editor: Dedy Hu
