Nakhon Ratchasima, BONARINEWS.COM – Kontingen Indonesia menutup ASEAN Para Games Ke-13 Tahun 2025 di Thailand dengan hasil membanggakan. Indonesia berhasil mengumpulkan 135 medali emas, 143 medali perak, dan 114 medali perunggu, sehingga finis sebagai runner up di belakang tuan rumah Thailand. Pencapaian ini melampaui target awal, yang dipatok hanya 82 emas, dan menegaskan konsistensi Indonesia sebagai salah satu kekuatan utama di kancah olahraga para ASEAN.
Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir memberikan apresiasi atas perjuangan para atlet dan ofisial. “Alhamdulillah, Indonesia menutup ajang kali ini dengan perolehan 135 emas, jauh di atas target, dan menempati peringkat kedua. Terima kasih kepada seluruh atlet, pelatih, ofisial, CDM, dan NPC yang telah mengerahkan usaha terbaik,” ujar Menpora Erick, Senin (26/1/2026).
Thailand menegaskan dominasinya sebagai juara umum dengan meraih 176 medali emas, 155 perak, dan 157 perunggu, diikuti Malaysia di posisi ketiga dengan 64 emas, 64 perak, dan 73 perunggu. Filipina berada di peringkat keempat, sementara Vietnam menempati posisi kelima.
Para atlet Indonesia menorehkan prestasi gemilang di berbagai cabang olahraga. Cabang para atletik menjadi penyumbang medali emas terbanyak dengan 44 emas, disusul para renang 29 emas, para bulu tangkis 12 emas, para catur dan angkat berat masing-masing 9 emas, tenis meja 7 emas, judo 7 emas, panahan dan sepeda jalan raya 5 emas, boccia 3 emas, lintasan sepeda dan tenpin bowling 2 emas, serta para anggar 1 emas.
Menpora Erick menegaskan bahwa keberhasilan ini menjadi bukti ketangguhan dan semangat juang bangsa Indonesia. “Negara hadir untuk mendukung langkah putra-putri terbaik dan memberikan apresiasi atas keberhasilan kontingen Merah Putih yang telah melaksanakan tugas negara dengan baik dan membanggakan,” tambah Menpora.
Dengan pencapaian ini, Indonesia tidak hanya menembus target medali, tetapi juga memperkuat posisi sebagai kekuatan olahraga para utama di ASEAN. Keberhasilan ini sekaligus menjadi motivasi bagi para atlet untuk persiapan Asian Para Games 2026 dan Paralimpiade 2028. (Redaksi)
