
MANGGARAI TIMUR, Bonarinews.com – Setelah lima hari pencarian tanpa henti, Tim SAR Gabungan akhirnya menemukan korban terakhir bencana tanah longsor di Kampung Pau, Desa Goreng Meni, Kecamatan Lamba Leda, Kabupaten Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), Selasa (27/1/2026).
Korban terakhir diketahui bernama Yustina Mira (19), seorang perempuan yang ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. Ia merupakan korban longsor yang terjadi pada 22 Januari 2026 lalu.
Kepala Kantor SAR Maumere selaku SAR Mission Coordinator (SMC), Fathur Rahman, menjelaskan bahwa pencarian hari kelima dimulai sejak pukul 06.00 WITA. Tim SAR Gabungan harus berjibaku dengan kondisi medan yang berat dan material longsoran yang masih labil.
“Korban ditemukan pada pukul 10.30 WITA di koordinat 8°27’11.334”S – 120°32’58.716”E, berjarak sekitar lima meter dari rumah korban. Korban tertimbun material longsor sedalam 1 hingga 2 meter dalam kondisi meninggal dunia,” terang Fathur Rahman.
Usai ditemukan, korban langsung dievakuasi oleh Tim SAR Gabungan menuju puskesmas terdekat untuk proses identifikasi lebih lanjut oleh Tim Inafis Polres Manggarai Timur.
Sebelumnya, korban pertama atas nama Lusia Resem (54), juga perempuan, telah ditemukan pada operasi SAR hari keempat, Senin (26/1/2026) sekitar pukul 10.00 WITA.
Dengan ditemukannya seluruh korban yang berjumlah dua orang, Tim SAR Gabungan secara resmi menutup operasi pencarian dan penyelamatan tanah longsor di Kampung Pau. Seluruh personel SAR kemudian dikembalikan ke satuan masing-masing.
Fathur Rahman menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada seluruh unsur yang terlibat dalam operasi tersebut. “Kami mengucapkan terima kasih atas dedikasi, kerja keras, dan jiwa kemanusiaan seluruh Tim SAR Gabungan selama pelaksanaan operasi SAR ini,” pungkasnya.
Penulis : Faidin
Sumber : Basarnas Maumere
