Jakarta, BonariNews.com – Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia, Burhanuddin Muhtadi, menyebut hasil survei lembaganya menunjukkan Tentara Nasional Indonesia (TNI) masih menjadi institusi yang paling dipercaya publik, meski tingkat kepercayaan sedikit menurun dibanding survei sebelumnya.
Survei yang dilakukan pada 15–21 Januari 2026 terhadap 1.220 responden melalui wawancara langsung ini menunjukkan 15 persen responden sangat percaya dan 78 persen cukup percaya terhadap TNI. “Sebenarnya agak sedikit turun trust terhadap TNI ini, meskipun masih di atas 90 persen,” ujar Burhanuddin kepada Antara, Minggu (8/2/2026). Tingkat kepercayaan publik diukur dengan margin of error ±2,9 persen dan tingkat kepercayaan 95 persen.
Posisi kedua ditempati Presiden, diikuti Kejaksaan Agung, Mahkamah Konstitusi, Pengadilan, hingga Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Sementara itu, Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) menempati posisi terbawah sebagai lembaga yang paling dipercaya publik.
Burhanuddin menilai penurunan kepercayaan publik terhadap TNI terkait dengan semakin luasnya peran TNI di luar urusan pertahanan. “Kan sudah ada indikasi TNI masuk ke MBG, masuk ke Koperasi Merah Putih, dan seterusnya. Semakin TNI ikut terlibat urusan non-pertahanan, publik jadi sedikit ragu,” ujarnya. Ia mendorong TNI untuk melakukan koreksi agar lebih fokus pada tugas utama pertahanan negara. (Redaksi)
