Kei Shin Kan Sumatera Utara Siapkan Konsolidasi Organisasi, Rakerprov Digelar 7 Februari 2026

Bagikan Artikel

Medan, BONARINEWS – Pengurus Provinsi Kei Shin Kan Karate-do Indonesia (KSK) Sumatera Utara memulai langkah konsolidasi dengan menggelar rapat perdana kepengurusan di Sekretariat Kei Shin Kan Sumut, Jalan Djamin Ginting, Medan, Jumat (30/1/2026). Pertemuan ini menjadi momentum awal untuk menata kembali arah pembinaan sekaligus memperkuat struktur organisasi.

Dalam rapat tersebut, para pengurus menegaskan perlunya kerja bersama untuk membangun organisasi yang lebih tertib dan berorientasi pada prestasi. Ketua Komite Teknik Kei Shin Kan Sumut, Dedy Nasution, menyampaikan bahwa kehadiran dojo pusat yang telah disiapkan pengurus provinsi menjadi modal penting dalam pembinaan karateka.

Menurut Dedy, pusat latihan itu diharapkan dapat digunakan secara optimal. Ia meminta para pelatih menyiapkan program latihan yang lebih terencana. Komite Teknik, katanya, juga akan menyusun silabus dan materi ujian untuk setiap tingkatan guna memastikan pembinaan berjalan sistematis. Selain itu, latihan rutin bagi pemegang sabuk hitam direncanakan berlangsung sedikitnya dua kali setiap bulan.

Ketua Umum Kei Shin Kan Sumatera Utara, Drs. Roberto Sembiring, dalam arahannya menekankan pentingnya kebersamaan. Ia menyebut bahwa pengembangan Kei Shin Kan tidak dapat ditumpukan pada satu atau dua orang saja, melainkan memerlukan keterlibatan seluruh pengurus.

Ia berharap sekretariat dan dojo pusat dapat dihidupkan dengan kegiatan latihan setiap hari, sehingga keberadaan fasilitas itu benar-benar menjadi pusat aktivitas organisasi.

Pada kesempatan yang sama, Sekretaris Kei Shin Kan Sumut, Mardi Panjaitan, S.Pd., M.Si., memaparkan tugas pokok setiap bidang dalam kepengurusan. Penjelasan itu dimaksudkan agar setiap bidang dapat mempersiapkan program kerja secara lebih matang menjelang Rapat Kerja Provinsi (Rakerprov).

Sebagai tindak lanjut, Pengprov Kei Shin Kan Sumatera Utara menetapkan pelaksanaan Rakerprov pada 7 Februari 2026. Pertemuan tersebut akan melibatkan pengurus provinsi, pengurus cabang, serta para pemegang sabuk hitam di seluruh Sumatera Utara. Pengurus mengimbau seluruh unsur organisasi untuk hadir dan memberikan kontribusi pemikiran dalam penyusunan program kerja jangka pendek, menengah, dan panjang.

Dengan konsolidasi yang mulai dilakukan, Kei Shin Kan Sumatera Utara berharap dapat kembali menegaskan posisi sebagai salah satu perguruan karate yang aktif dan berdaya saing. (Redaksi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *