MEDAN, BonariNews.com – Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Mahasiswa ADIK 2025 sukses digelar di Aula Sisingamangaraja SLB Negeri Pembina, Jalan Guru Sinumba, Karya Ujung Medan, Sabtu (28/2/2026). Kegiatan ini merupakan kolaborasi lima perguruan tinggi swasta, yakni STIM SUKMA, Politeknik Cendana, Politeknik Ganesha, Stok Binaguna, dan LP3i.
Kegiatan dibuka dengan sambutan hangat dari Mardi Panjaitan, Kepala SLB Negeri Pembina sekaligus pengelola perkuliahan ADIK. Mardi menyampaikan rasa syukur dan kebanggaannya atas perkembangan program ADIK yang kini memasuki Angkatan 2025. Ia menekankan, keterbatasan fisik atau sensorik bukanlah penghalang untuk meraih prestasi akademik.
“Program ini bukan sekadar formalitas. Kakak-kakak tingkat dari Angkatan 1 tahun 2022 kini sudah ada yang berhasil diwisuda. Jika mereka bisa, kalian pun pasti bisa,” ucapnya.
Mardi menegaskan komitmen SLB Negeri Pembina untuk terus mendampingi mahasiswa agar dapat bersinar dan berprestasi tanpa batas.
Sementara itu, Supriyanto, Direktur Politeknik Cendana dan Ketua perkuliahan ADIK, menekankan pentingnya dukungan dari keluarga. Ia mengajak orang tua untuk menjalin sinergi dengan kampus dalam mendampingi mahasiswa.

“Kami akan memberikan fasilitas, kurikulum, dan pendampingan terbaik. Namun, semangat dan ketahanan mental mahasiswa sangat bergantung pada doa dan dukungan moral dari rumah,” kata Supriyanto.
Ia menambahkan, komunikasi terbuka antara kampus dan orang tua menjadi kunci agar mahasiswa tidak hanya lulus sebagai sarjana, tetapi juga sebagai pribadi mandiri dan siap berkarya bagi bangsa.

Dalam sambutannya, Wardayani, Ketua STIM SUKMA, memperkenalkan langkah kampus menuju inklusi pendidikan. STIM SUKMA kini memiliki Unit Layanan Disabilitas (ULD) yang memastikan hak belajar mahasiswa disabilitas terpenuhi.
Selain itu, mahasiswa disabilitas akan belajar bersama mahasiswa reguler untuk membangun ekosistem yang mendorong empati, kolaborasi, dan kompetensi setara.
“Kami ingin mencetak lulusan tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga unggul dalam kecerdasan sosial. STIM SUKMA berkomitmen menjadi pelopor kampus tanpa batas di Sumatera Utara,” ujar Wardayani.
Acara dilanjutkan dengan pengenalan lima perguruan tinggi serta proses belajar mengajar di perkuliahan oleh Irma Hariyanti Siregar, perwakilan Politeknik Ganesha.bKegiatan PKKMB ini menjadi momen penting bagi mahasiswa baru ADIK 2025 untuk mengenal dunia kampus, membangun motivasi, serta menyiapkan diri menjadi generasi unggul dan inklusif. (#)
Penulis: Mei Narti
Editor: Dedy Hu
