Medan, Bonarinews.com – Menjelang Idul Fitri 1447 H, Wakil Ketua DPRD Sumatera Utara, Sutarto, meminta pemerintah untuk memastikan ketersediaan stok pangan dan BBM tetap stabil agar masyarakat tidak terdampak lonjakan harga dan panic buying.
Sutarto menegaskan, menjelang hari raya, permintaan bahan pokok akan meningkat drastis sehingga pemerintah harus mengantisipasi potensi kenaikan harga yang signifikan.
“Kita memantau stabilitas pasokan bahan pokok seperti beras, minyak goreng, dan daging. Pemerintah daerah melalui OPD terkait harus rutin turun ke lapangan untuk memastikan ketersediaan pasokan, menstabilkan harga, dan memantau distribusi rantai pasok agar tetap lancar,” ujarnya, Kamis (5/3/2026).
Operasi Pasar dan Koordinasi Lintas Sektor
Sutarto mendorong operasi pasar dan koordinasi lintas sektor dengan Bulog, produsen, distributor, hingga aparat penegak hukum (APH) untuk mengawasi dan menindak tegas praktik penimbunan barang yang merugikan masyarakat.
“Langkah ini penting agar distribusi berjalan lancar dan tidak ada oknum yang menimbun kebutuhan pokok,” tegasnya.
Stok BBM Aman Meski Konflik Timur Tengah
Selain pangan, Sutarto meminta pemerintah daerah dan Pemprov Sumut berkoordinasi dengan Pertamina agar stok BBM—terutama pertalite dan solar—tetap aman. Ia menekankan masyarakat tidak perlu panik membeli BBM karena pemerintah terus memantau ketersediaan.
“Saya pantau di beberapa daerah sudah ada panic buying. Pemerintah harus memastikan stok BBM terus terjaga,” imbuhnya.
Fokus Rehabilitasi Infrastruktur
Sutarto juga menyoroti jalan rusak dan daerah terdampak banjir serta longsor tahun lalu. Menurutnya, prioritas perbaikan harus diberikan agar masyarakat di wilayah seperti Tapteng, Sibolga, dan Tabagsel bisa menjalani Idul Fitri dengan nyaman.
“Kita harus percepat rehabilitasi supaya masyarakat tidak terganggu dalam merayakan Idul Fitri,” pungkasnya.
Langkah-langkah ini diharapkan menjaga stabilitas harga pangan, ketersediaan BBM, dan kelancaran transportasi selama musim libur Lebaran di Sumatera Utara. (Redaksi)
