MEDAN, Bonarinews.com — Kabar baik bagi masyarakat terdampak bencana di Sumatera. Wakil Gubernur Sumatera Utara Surya mengikuti rapat koordinasi (rakor) penyaluran bantuan Presiden secara virtual bersama Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia, Rabu (11/3/2026).
Rakor tersebut dipimpin langsung oleh Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian yang juga menjabat sebagai Ketua Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana di Sumatera. Surya mengikuti rapat dari ruang kerjanya di Kantor Gubernur Sumatera Utara, Jalan Diponegoro Nomor 30, Medan.
Dalam arahannya, Tito Karnavian menyampaikan bahwa pemerintah telah menyiapkan 181.027 paket bantuan dari Presiden untuk masyarakat terdampak bencana. Paket tersebut berisi perlengkapan ibadah seperti sajadah, Alquran, mukena, dan sarung.
Selain itu, bantuan juga mencakup 478.016 potong pakaian serta berbagai kebutuhan lainnya yang berasal dari dukungan pihak swasta.
Penyaluran bantuan ini difokuskan untuk masyarakat terdampak bencana di tiga provinsi di Pulau Sumatera, yakni Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.
Menurut Tito Karnavian, bantuan akan dikirimkan terlebih dahulu ke daerah, kemudian diserahkan kepada pemerintah kabupaten dan kota untuk didistribusikan kepada warga yang membutuhkan.
Ia menegaskan agar proses birokrasi tidak menjadi penghambat, sehingga bantuan bisa segera diterima masyarakat, terlebih menjelang perayaan Idulfitri 1447 Hijriah.
“Jangan sampai bantuan ini menumpuk di gudang. Saya harapkan bantuan segera dibagikan kepada masyarakat terdampak bencana sebelum Idulfitri,” tegas Tito Karnavian.
Mendagri juga meminta seluruh kepala daerah bergerak cepat agar bantuan tersebut benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Saya harap ini dapat dilaksanakan dengan baik dan amanah ini dapat segera kita sampaikan kepada masyarakat,” ujar Tito menutup rapat koordinasi tersebut. (Redaksi)