MEDAN, BONARINEWS— Kepolisian Resor Kota Besar Medan mengungkap praktik perdagangan bayi yang dijalankan secara terorganisir. Dalam operasi yang dilakukan Satuan Reserse Kriminal, sembilan orang diamankan karena diduga terlibat dalam jaringan perdagangan orang. Pengungkapan ini dilakukan pada Kamis, 15 Januari 2026.
Kepala Polrestabes Medan Komisaris Besar Jean Calvijn Simanjuntak menjelaskan, pengusutan kasus tersebut berawal dari laporan masyarakat yang mencurigai adanya praktik perdagangan orang di salah satu kawasan di Kota Medan. Informasi itu kemudian ditindaklanjuti aparat dengan penyelidikan hingga polisi menemukan pola kejahatan yang terstruktur.
Dari hasil pemeriksaan, para pelaku diketahui memiliki pembagian peran yang jelas. Seorang asisten rumah tangga bertugas mengelola akun media sosial untuk memantau dan menjalin komunikasi dengan calon pembeli. Sementara itu, majikannya yang berinisial HD berperan sebagai penghubung utama, mulai dari mencari pelanggan hingga melakukan negosiasi secara langsung.
Polisi menilai cara kerja ini menunjukkan adanya perencanaan yang matang. Bayi dipasarkan melalui media sosial dengan strategi tertentu, sementara transaksi diatur oleh pihak yang memiliki kendali penuh atas jaringan tersebut. Selain dua tersangka utama berinisial BS dan HD, penyidik juga menahan seorang asisten rumah tangga yang terlibat langsung dalam proses pemasaran.
Penyelidikan sementara mengungkap bahwa praktik ini tidak dilakukan sekali saja. Berdasarkan keterangan saksi dan pengakuan para tersangka, setidaknya dua transaksi perdagangan bayi telah berlangsung di lokasi yang sama sebelum kasus ini terungkap.
Jean Calvijn mengatakan penyidik masih mendalami kemungkinan adanya korban lain. Polisi menerima informasi tentang satu bayi tambahan yang diduga telah diperdagangkan, namun temuan tersebut masih dikembangkan lebih lanjut.
Hingga saat ini, jaringan perdagangan bayi tersebut diketahui beroperasi dalam lingkup lokal. Meski demikian, kepolisian tidak menutup kemungkinan adanya keterkaitan dengan jaringan yang lebih luas. Pendalaman terus dilakukan untuk menelusuri potensi perluasan sindikat, termasuk kemungkinan hubungan lintas wilayah maupun internasional.