Lubuk Pakam, Bonarinews.com – Bencana banjir dan longsor yang melanda 15 kecamatan di Deli Serdang menelan korban jiwa dan membuat beberapa warga masih hilang. Hingga Sabtu (29/11/2025), tercatat delapan orang meninggal dunia, sementara empat lainnya masih dicari tim penyelamat.
Pelaksana Tugas Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Persandian (Kominfostan) Deli Serdang, Anwar Sadat Siregar, menyampaikan daftar korban meninggal dunia sebagai berikut:
- Henri Parsaoran Matanari (55), Desa Tanjung Gusta, Kecamatan Sunggal
- Sumiati Reselina br Hutasoit (51), Desa Tanjung Gusta, Kecamatan Sunggal
- Edi Erizal Nasution (70), Desa Lalang, Kecamatan Sunggal. Sebelum meninggal, Edi diketahui mengalami stroke
- Raden Sugiarto (72), Desa Medan Krio, Sunggal
- Cahaya Khairani Pohan (70), Desa Medan Krio, Sunggal
- Darussalam (85), Desa Klambir 5 Kebun, Hamparan Perak
- Sugianto (57), Desa Paya Bakung, Hamparan Perak
- Seorang perempuan yang belum diketahui identitasnya, Desa Klambir Kampung, Hamparan Perak
Sementara itu, empat warga tercatat masih hilang atau hanyut terbawa arus:
- Doni Andrean (27), Desa Klumpang, Kecamatan Hamparan Perak
- Anto (53), Desa Sei Semayang, Sunggal
- Rizki (27), Desa Sei Semayang, Sunggal
- Aziz (20), Desa Sei Semayang, Sunggal
Anwar Sadat Siregar menegaskan bahwa upaya pencarian korban hilang terus dilakukan. “Keempat warga yang hilang sampai saat ini belum ditemukan. Tim gabungan terus bekerja, termasuk koordinasi dengan pemerintah desa dan aparat setempat,” ujarnya.
Bencana ini menjadi peringatan penting akan kesiapsiagaan menghadapi hujan deras, banjir, dan longsor, khususnya di wilayah rawan seperti Sunggal dan Hamparan Perak. Pemerintah dan warga diimbau tetap waspada serta memperhatikan keselamatan diri. (Lindung)

temen yg tidak ada kabar
Apakah ada nama korban dengan, aica andrean Saputra
Apakah ada nama korban dengan nama aica andrean Saputra, berumur 24 tahun