Indonesia Dihantam Cuaca Ekstrem, BNPB Ingatkan Warga Siaga Bencana

Bagikan Artikel

Bonarinews.com | Jakarta – Memasuki pekan ketiga Oktober, Indonesia kembali diguncang cuaca ekstrem. Angin kencang, tanah longsor, dan banjir tercatat melanda beberapa wilayah, menimbulkan korban jiwa dan kerusakan rumah serta infrastruktur.

Di Subang, Jawa Barat, hujan deras disertai angin kencang pada Rabu (22/10) menewaskan dua warga. Sementara di Blitar, Jawa Timur, tanah longsor merusak rumah dan memutus jalur antar desa, melukai tiga orang. Di Mojokerto, banjir luapan nyaris menelan seorang pengendara motor, yang berhasil diselamatkan tim BPBD.

BNPB juga mencatat perkembangan bencana sebelumnya: angin kencang di Jepara melukai lima orang, banjir di Aceh Barat dan Aceh Jaya merendam ribuan rumah, dan banjir di Siak, Riau, menggenangi 1.500 rumah serta 10 hektar perkebunan.

“Kejadian ini menunjukkan cuaca ekstrem meningkat dan berdampak langsung pada kehidupan masyarakat. Warga perlu meningkatkan kesiapsiagaan, terutama yang tinggal di bantaran sungai atau lereng bukit,” kata BNPB. Imbauan meliputi memantau ketinggian air, mengenali jalur evakuasi, dan selalu mengikuti informasi resmi.

Fenomena cuaca ekstrem ini menekankan pentingnya kesadaran kolektif dan kesiapsiagaan menghadapi bencana. Tidak hanya menyelamatkan jiwa, langkah preventif juga mengurangi kerugian harta benda dan memperkuat ketahanan masyarakat di tengah perubahan iklim. (Redaksi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *