Medan, Bonarinews.com – Perayaan Idul Fitri yang berdekatan dengan Hari Raya Nyepi pada 2026 dinilai menjadi momentum penting untuk memperkuat toleransi dan kebersamaan antarumat beragama, khususnya di Kota Medan yang dikenal sebagai wilayah majemuk.
Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Medan, Robi Barus, mengatakan kedekatan dua hari besar keagamaan ini menjadi pengingat akan pentingnya menjaga harmoni sosial di tengah keberagaman masyarakat.
“Idul Fitri yang berdekatan dengan Nyepi menjadi momentum untuk memperkuat toleransi. Medan adalah kota heterogen yang menjadi milik kita bersama,” ujar Robi Barus, Selasa (17/3/2026).
Diketahui, Hari Raya Nyepi 2026 diperingati pada 19 Maret sebagai hari suci umat Hindu yang menandai pergantian Tahun Baru Saka. Sementara itu, penetapan Idul Fitri 1447 Hijriah menunggu hasil sidang isbat yang dijadwalkan pada tanggal yang sama.
Dalam konteks tersebut, Robi mengimbau seluruh elemen masyarakat untuk menjaga suasana kondusif agar umat beragama dapat menjalankan ibadah dengan khusyuk. Ia juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah, aparat keamanan, dan masyarakat.
“Koordinasi antara Pemko Medan, TNI-Polri, serta masyarakat harus diperkuat agar situasi tetap aman dan kondusif,” katanya.
Selain itu, menurut dia, peran tokoh agama dan forum kerukunan umat beragama menjadi krusial dalam menjaga stabilitas sosial menjelang dua momentum keagamaan tersebut. Sinergi yang terbangun diharapkan mampu memastikan perayaan berjalan dengan tertib, damai, dan penuh penghormatan antarumat.
Robi berharap, perayaan Nyepi dan Idul Fitri tahun ini tidak hanya menjadi momen ibadah, tetapi juga membawa pesan kedamaian dan persatuan bagi masyarakat.
“Semoga Nyepi 2026 dan Idul Fitri menjadi momen penuh berkah, kedamaian, dan kebahagiaan bagi seluruh masyarakat Indonesia,” ujarnya. (Redaksi)