Hidup di Rumah Reyot, Naila Hampir Putus Sekolah—Sampai Negara Datang Mengubah Nasibnya

Bagikan Artikel

Makassar, BonariNews.com – Naila, seorang gadis kecil dari kawasan kumuh Jalan Pandang 4, Makassar, tumbuh di tengah kondisi hidup yang serba terbatas. Rumahnya nyaris roboh, ekonomi keluarganya tak menentu, dan impian untuk kembali bersekolah perlahan memudar. Meski begitu, Naila tetap menyimpan satu harapan: bisa belajar lagi dan meraih masa depan yang lebih baik.

Harapan itu akhirnya jadi kenyataan. Tanpa diduga, Naila terpilih sebagai penerima program Sekolah Rakyat—sebuah kesempatan yang membuka pintu pendidikan yang sebelumnya tertutup rapat. Sejak hari itu, senyum Naila kembali muncul. Ia bisa duduk di bangku sekolah, belajar dengan tenang, dan kembali menuliskan mimpi besarnya: menjadi guru bagi anak-anak yang hidup dalam kemiskinan seperti dirinya.

Perubahan pun tak hanya dirasakan Naila. Keluarganya dan para tetangganya yang bernasib sama kini telah tinggal di hunian yang lebih layak, hasil dari program pemerintah yang turun langsung menyentuh warga. Lingkungannya yang dulu kumuh kini mulai bertransformasi, menjadi tempat yang memberi harapan baru.

Kisah Naila menjadi bukti bahwa ketika negara hadir sepenuhnya—memberikan pendidikan, membangun rumah, dan memberdayakan keluarga—lingkaran kemiskinan bisa diputus. Dari rumah reyot yang hampir runtuh, Naila kini melangkah menuju masa depan yang jauh lebih cerah. (Redaksi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *