PEMATANGSIANTAR, BONARINEWS.COM — Hendra Simanjuntak, M.Pd, resmi terpilih sebagai Ketua Pengurus Cabang (Pengcab) Wushu Indonesia Kota Pematangsiantar untuk masa bakti 2026–2030. Ia terpilih secara aklamasi dalam Musyawarah Cabang (Muscab) Wushu Indonesia Kota Pematangsiantar yang digelar di Cafe 2’de Point, Jalan Farel Pasaribu, Kelurahan Suka Makmur, Kecamatan Siantar Marihat, Selasa siang, 20 Januari 2026.
Muscab tersebut dihadiri perwakilan 12 dari 13 sasana Wushu yang ada di Pematangsiantar. Seluruh peserta sepakat memberikan mandat kepemimpinan kepada Hendra Simanjuntak untuk memimpin organisasi Wushu di kota tersebut selama empat tahun ke depan.
Usai terpilih, Hendra Simanjuntak menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepadanya. Ia menegaskan komitmennya untuk memperkuat pembinaan atlet, membenahi tata kelola organisasi, serta membuka ruang kerja sama dengan berbagai pihak.
“Ke depan, kita harus berjalan bersama. Fokus kita adalah peningkatan kualitas atlet, penguatan organisasi, dan memperluas jejaring kemitraan. Harapannya, Pematangsiantar mampu mengirim atlet Wushu ke Pekan Olahraga Nasional dan ajang nasional lainnya,” ujar Hendra.
Dukungan terhadap pengembangan Wushu di Pematangsiantar juga disampaikan Wakil Ketua KONI Pematangsiantar, Eka Masri Sinaga. Ia menilai Pematangsiantar memiliki potensi besar dalam melahirkan atlet berprestasi di cabang Wushu.
“Siapapun yang terpilih, mari kita satukan langkah membangun Wushu di Siantar. Dengan kebersamaan, Wushu Siantar bisa berkembang dan berprestasi lebih baik,” katanya.
Sementara itu, Wakil Ketua Umum Wushu Sumatera Utara, H. Sakiruddin, Sc., MM, menegaskan Muscab merupakan bagian dari amanah organisasi untuk memastikan roda kepengurusan terus berjalan. Ia berharap kepengurusan baru mampu mendorong pertumbuhan sasana Wushu di seluruh kecamatan.
“Pematangsiantar memiliki delapan kecamatan. Idealnya, setiap kecamatan memiliki sasana Wushu agar pembinaan semakin merata. Siantar juga dikenal sebagai daerah awal pengembangan Wushu, khususnya taichi, sehingga taichi layak menjadi olahraga unggulan di kota ini,” ujarnya.
Sakiruddin juga berharap pengurus yang baru segera menyusun struktur kepengurusan dan mulai mempersiapkan atlet menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) mendatang.
Muscab Wushu Indonesia Kota Pematangsiantar tersebut turut dihadiri tokoh masyarakat serta sejumlah tamu undangan, dan berlangsung dalam suasana demokratis serta penuh semangat kebersamaan. (Redaksi)
