Heboh! Jaksa Agung Sambangi Sumut, Ungkap Kinerja Kejati yang Bikin Negara Selamatkan Miliaran

Bagikan Artikel

Medan, BonariNews.com — Kunjungan kerja Sanitiar Burhanuddin ke Sumatera Utara, Kamis (26/2), langsung menyita perhatian publik. Dalam arahannya di kantor Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara, ia secara terbuka memuji kinerja jajaran kejaksaan yang dinilai berhasil memperkuat penegakan hukum sekaligus menyelamatkan keuangan negara dalam jumlah signifikan.

Dalam sesi pengarahan di Adhyaksa Hall, Jaksa Agung menekankan bahwa pelayanan hukum harus cepat, profesional, dan tetap menjunjung tinggi hak asasi manusia. Ia juga meminta seluruh jaksa di Sumatera Utara menjaga integritas, menghindari penyimpangan sekecil apa pun, dan memastikan setiap perkara berjalan objektif serta transparan.

Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan RI, Anang Supriyatna, menjelaskan bahwa kunjungan ini adalah bagian dari monitoring langsung untuk melihat bagaimana pelaksanaan penegakan hukum di daerah. Ia menyebut apresiasi Jaksa Agung terhadap Kejati Sumut diberikan karena keberhasilan penanganan kasus korupsi yang mampu mengembalikan kerugian negara.

Sebelum menggelar pengarahan di Kejati Sumut, Jaksa Agung lebih dulu meninjau tiga satuan kerja: Kejaksaan Negeri Deli Serdang, Kejaksaan Negeri Langkat, dan Kejaksaan Negeri Medan. Ia memastikan sarana-prasarana yang tersedia dimanfaatkan optimal untuk memperkuat kualitas layanan hukum.

Kepala Kejati Sumut menyambut langsung kehadiran Jaksa Agung dan menyebut kunjungan itu menjadi dorongan moral untuk meningkatkan integritas, disiplin, dan mutu pelayanan publik. Ia memastikan komitmen Kejati Sumut tetap sejalan dengan arahan pimpinan pusat: transparan, humanis, dan akuntabel.

Dalam rombongan kunjungan kerja tersebut turut hadir pejabat utama Kejaksaan Agung, termasuk Kepala Biro Kepegawaian, Kepala Biro Umum, Asisten Umum, dan Asisten Khusus Jaksa Agung.

Kunjungan ini menegaskan upaya Kejaksaan RI memperkuat kepercayaan publik melalui penegakan hukum yang tegas, profesional, dan berorientasi pada pemulihan keuangan negara. (Dedy Hutajulu)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *