Pakpak Bharat, Bonarinews.com – Upaya pencarian korban kecelakaan lalu lintas yang jatuh ke Sungai Lae Kombih di Dusun Buludidi, Desa Tanjung Mulia, Kecamatan Sitellu Tali Urang Jehe, masih belum membuahkan hasil hingga hari kedua.
Tim gabungan terus berjibaku dengan kondisi alam yang tidak bersahabat. Pencarian dilakukan dengan berbagai metode, mulai dari penyisiran sepanjang aliran sungai, pemasangan jaring, hingga pemanfaatan drone termal milik Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan.
Tak hanya itu, koordinasi lintas wilayah juga dilakukan dengan Tim SAR dari Subulussalam untuk memperluas pencarian hingga ke kawasan Sikelang.
Namun, derasnya arus Sungai Lae Kombih, medan yang terjal, serta cuaca yang tidak menentu menjadi tantangan besar bagi tim di lapangan. Kondisi tersebut memperlambat proses pencarian sekaligus meningkatkan risiko bagi petugas.
Peristiwa nahas ini bermula dari kecelakaan lalu lintas tunggal yang terjadi di jalur nasional Aceh–Sumatera Utara, tepatnya di Dusun Buludidi, pada Senin malam (30/3/2026).
Korban diketahui bernama Rudi Simajuntak yang saat itu mengendarai kendaraan bersama istrinya, Risma Tumangger. Saat melintas di lokasi kejadian, kendaraan diduga hilang kendali sebelum akhirnya terperosok dan terguling ke dalam aliran sungai.
Hingga kini, tim SAR gabungan masih terus melakukan pencarian secara intensif dengan harapan korban segera ditemukan. Upaya akan terus dilanjutkan dengan memperluas area penyisiran mengikuti arus sungai.
Penulis: Lindung Silaban
Editor: Dedy Hu