Bonarinews.com, TOBA – Peringatan Hari Ulos Nasional di Toba tahun ini terasa berbeda. Bukan sekadar tentang kain tradisional, tetapi juga tentang bagaimana generasi muda bisa berbicara lantang ke dunia tanpa kehilangan akar budaya.
Glorious Institute menghadirkan sentuhan unik lewat acara “Harmony of Batak Toba’s Ulos” yang digelar di Pendopo Kantor Bupati Toba, Sabtu (18/10/2025). Di panggung budaya itu, tradisi ulos berpadu dengan kemampuan public speaking berbahasa Inggris yang memukau.
Founder Glorious Institute, Paisal Siahaan, bersama Koordinator Umum Kanca Silaban, menekankan pentingnya menguasai bahasa internasional tanpa menanggalkan identitas lokal. Pesan mereka sederhana namun kuat: bahasa global harus berjalan beriringan dengan cinta pada tanah asal.
Para tamu, termasuk Kepala Dinas Pendidikan Toba Drs. Rikardo Hutajulu dan perwakilan Dinas Pariwisata Harapan Sibarani, memberi apresiasi tinggi. Mereka melihat harmoni nyata antara edukasi modern dan pelestarian budaya.
Sesi yang paling mencuri perhatian adalah ketika para siswa tampil percaya diri memperkenalkan berbagai jenis ulos dalam bahasa Inggris. Tak hanya memukau, tetapi juga menggugah semangat bahwa budaya Batak Toba siap mendunia.
Melalui kegiatan ini, Glorious Institute menegaskan langkahnya: mencetak generasi muda yang fasih berbicara global, namun tetap berpijak kokoh pada nilai-nilai Batak Toba. (Redaksi)
