MAGELANG, Bonarinews.com – Inovasi riset kini bukan lagi sekadar di laboratorium! Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) melalui tim periset di Magelang menghadirkan ekosistem riset daerah kolaboratif yang langsung berdampak bagi masyarakat. Langkah ini berpotensi mengubah potensi lokal menjadi kekuatan ekonomi berbasis inovasi.
Heru Ponco Wardono, periset BRIN di Kelompok Kerja Bersama (KKB) Magelang, menegaskan komitmennya untuk menjadikan riset daerah lebih relevan, aplikatif, dan berdampak nyata. “Kami ingin riset bukan hanya produktif secara akademik, tapi juga menjadi solusi strategis bagi pembangunan daerah,” ujarnya dalam Focus Group Discussion (FGD) di Magelang, Senin (2/3).
Sinergi Riset dan Pembangunan Daerah
FGD yang melibatkan BRIN dan Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Jawa Tengah menjadi momen penting menyatukan ilmu pengetahuan dengan kebutuhan nyata pembangunan daerah. Salah satu fokus riset adalah pengembangan komoditas kopi di Banjarsari, Grabag, serta diversifikasi tanaman lokal seperti kemukus dan garut, yang diharapkan mampu meningkatkan produktivitas sekaligus memperkuat UMKM berbasis produk lokal.
Tidak hanya itu, BRIN dan Pemkab Magelang menandatangani Naskah Kerja Sama (NKS) untuk sinkronisasi program riset dengan prioritas pembangunan daerah, menegaskan peran periset sebagai mitra strategis pemerintah.
Platform Riset Lintas Disiplin dan PPI Wilayah Magelang Raya
Langkah kolaboratif ini juga mencakup pembentukan Perhimpunan Periset Indonesia (PPI) Wilayah Magelang Raya dengan Heru Ponco Wardono sebagai Ketua Tim Formatur. Melalui jejaring ini, seluruh kepakaran periset akan disatukan untuk mempercepat diseminasi riset dan inovasi ke masyarakat.
“Konsolidasi lintas disiplin ini akan menjadi motor penggerak inovasi yang adaptif, aplikatif, dan berkelanjutan,” tegas Heru. BRIN juga menginisiasi platform integrasi penelitian lintas bidang dan pertemuan rutin sebagai ruang konsolidasi gagasan dan program riset.
Riset untuk Ekonomi Nyata
Inisiatif BRIN Magelang diyakini mampu mendorong transformasi potensi lokal menjadi kekuatan ekonomi nyata. Mulai dari peningkatan produktivitas komoditas lokal, hilirisasi produk, hingga penguatan UMKM, riset ini diharapkan memberikan dampak langsung bagi masyarakat.
“Ini sekaligus menegaskan BRIN sebagai katalisator ekosistem riset nasional yang inklusif, kolaboratif, dan berorientasi pada dampak nyata bagi masyarakat,” pungkas Heru Ponco Wardono. (Redaksi)
