JAKARTA, BonariNews.com —Dunia kembali dibuat tegang setelah Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan besar ke Iran pada Sabtu pagi. Aksi militer itu memicu ledakan di sejumlah negara Arab yang memiliki pangkalan militer AS — dan kini kekhawatiran akan pecahnya perang regional semakin menguat.
Berbagai negara, mulai dari Rusia, Qatar, hingga Indonesia, langsung mengeluarkan respons keras. Berikut peta sikap negara-negara dunia per Minggu (1/3/2026).
Rusia: “Perundingan Itu Kedok!”
Rusia meminta seluruh warganya meninggalkan Iran secepat mungkin.
Mantan Presiden Dmitry Medvedev menyebut AS sebagai “penjaga perdamaian yang kembali berulah”.
“Perundingan dengan Iran hanyalah kedok,” ujarnya dalam unggahan di X.
Qatar: Sistem Pertahanan Cegat Rudal Iran
Qatar mengakui sistem pertahanannya mencegat sejumlah rudal yang ditembakkan Iran.
Pejabat Qatar menyebut beberapa serangan telah berhasil ditangkis.
Uni Eropa: Tarik Personel, Peringatkan Bahaya
Ketua Komisi Eropa Ursula von der Leyen meminta semua pihak menahan diri. Kepala kebijakan luar negeri UE, Kaja Kallas, menarik personel non-esensial dari kawasan.
Inggris: Warga Diminta Berlindung
Inggris meminta warganya di Bahrain, Kuwait, Qatar, dan UEA untuk segera mencari perlindungan terkait potensi eskalasi.
Eks Putra Mahkota Iran: “Kita Dekat dengan Kemenangan”
Reza Pahlavi menyebut serangan AS–Israel sebagai momentum penting.
“Kita sangat dekat dengan kemenangan akhir,” ucapnya dari Washington.
Yordania: Dua Rudal Iran Dicegat
Militer Yordania mengonfirmasi dua rudal balistik menuju wilayahnya berhasil ditembak jatuh.
Ukraina: Iran Penyebab Eskalasi
Ukraina menilai tindakan keras Iran terhadap rakyat dan negara lain menjadi akar eskalasi konflik.
Arab Saudi: Serukan Penghentian Eskalasi
Putra Mahkota Mohammed bin Salman menghubungi Emir Qatar untuk menyerukan pentingnya dialog dan de-eskalasi.
Prancis: Utamakan Keselamatan Warga
Prancis memprioritaskan perlindungan warganya yang berada di Timur Tengah, mengingat mereka memiliki pangkalan militer di Qatar, UEA, dan Yordania.
Uni Afrika: Perang Bisa Picu Krisis Energi & Pangan
Uni Afrika memperingatkan efek domino terhadap stabilitas energi dan pangan global jika konflik terus membesar.
Kanada: Dukung Serangan AS
Perdana Menteri Mark Carney menyatakan dukungan penuh terhadap operasi AS.
“Iran belum membongkar program nuklirnya,” katanya.
China: Warga Diminta Segera Mengungsi
China meminta seluruh warganya segera meninggalkan Iran dan menghindari kawasan yang terdampak serangan.
Indonesia: Sangat Menyesalkan Eskalasi
Indonesia menyayangkan gagalnya perundingan AS–Iran yang kemudian berujung pada aksi militer.
“Indonesia menyerukan semua pihak menahan diri dan kembali ke jalur diplomasi,” tulis Kemlu RI. (Redaksi)
