Duka di Sungai Silau Asahan, Satu Anak Ditemukan Meninggal Dunia, Satu Lagi Masih Hilang

Bagikan Artikel

Asahan, Bonarinews.com – Tragedi tenggelamnya dua anak di aliran Sungai Silau, Kabupaten Asahan, Sumatera Utara, menyisakan duka mendalam. Tim SAR gabungan akhirnya menemukan satu korban dalam kondisi meninggal dunia, sementara satu anak lainnya masih dalam pencarian intensif.

Korban yang ditemukan diketahui bernama Bram Pasaribu, 14 tahun. Ia ditemukan pada Jumat sore sekitar pukul 16.15 WIB, berjarak kurang lebih satu kilometer dari titik awal dilaporkan tenggelam.

Peristiwa ini terjadi di kawasan Lingkungan I, Kelurahan Kisaran Naga, Kecamatan Kisaran Timur. Sejak laporan diterima, tim SAR gabungan langsung melakukan penyisiran di sepanjang aliran sungai.

Proses pencarian melibatkan personel Brimob Polda Sumatera Utara, BPBD Asahan, Basarnas Tanjungbalai, serta masyarakat setempat. Mereka menyisir sungai menggunakan patroli darat dan pemantauan di sejumlah titik rawan.

Setelah ditemukan, jenazah korban segera dievakuasi dan diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan.

Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Ferry Walintukan, menyampaikan bahwa kehadiran aparat dalam operasi ini merupakan bentuk respon cepat terhadap musibah kemanusiaan.

Ia juga mengapresiasi kerja sama seluruh unsur yang terlibat dalam pencarian, mulai dari aparat hingga masyarakat yang turut membantu proses evakuasi.

Hingga kini, tim SAR gabungan masih melanjutkan pencarian terhadap satu korban lainnya yang belum ditemukan. Penyisiran dilakukan secara intensif dengan tetap mengutamakan keselamatan petugas.

Pihak kepolisian juga mengimbau para orang tua agar meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak, khususnya saat berada di sekitar sungai atau lokasi berisiko tinggi.

Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa aktivitas di perairan tanpa pengawasan dapat berujung fatal, terutama bagi anak-anak. (Redaksi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *