Dua Program Era Bobby Nasution Dihentikan, Rico Waas Tata Ulang Kebijakan Kota Medan

Bagikan Artikel

MEDAN, BONARINEWS.COM — Pemerintah Kota Medan di bawah kepemimpinan Wali Kota Rico Waas mulai melakukan penataan ulang kebijakan yang diwarisi dari periode sebelumnya. Dua program yang digulirkan pada masa Wali Kota Medan Bobby Nasution resmi dihentikan, yakni parkir berlangganan dan kebijakan One Day No Car bagi aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemkot Medan.

Penghentian pertama menyasar program parkir berlangganan. Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Medan mengumumkan pencabutan kebijakan tersebut melalui akun media sosial resminya pada Senin (25/8/2025). Dalam pengumuman itu dijelaskan bahwa sistem parkir berlangganan berbasis barcode tidak lagi diberlakukan di Kota Medan.

Seiring dengan kebijakan tersebut, mekanisme pembayaran parkir kembali menggunakan sistem konvensional. Pengguna kendaraan diwajibkan membayar retribusi parkir sesuai tarif yang berlaku tanpa penggunaan barcode maupun stiker parkir berlangganan.

Dishub Medan menegaskan, seluruh juru parkir telah diarahkan untuk menyesuaikan pelayanan di lapangan dengan sistem yang kembali diterapkan. Kembalinya pola konvensional ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas layanan parkir sekaligus menciptakan lalu lintas yang lebih tertib, aman, dan nyaman bagi masyarakat.

Program parkir berlangganan sebelumnya mulai diterapkan pada Juli 2024 dan diluncurkan bertepatan dengan peringatan Hari Jadi Kota Medan ke-434. Meski ditujukan untuk memberikan kemudahan, kebijakan ini menuai kritik karena di lapangan masih kerap ditemukan pungutan parkir oleh juru parkir, meskipun kendaraan telah memiliki stiker parkir berlangganan.

Selain parkir berlangganan, Pemkot Medan juga menghentikan kebijakan One Day No Car bagi ASN. Program yang sempat mewajibkan ASN tidak menggunakan kendaraan pribadi pada hari tertentu tersebut dinilai belum berjalan optimal dan menimbulkan sejumlah kendala dalam pelaksanaan tugas pelayanan publik.

Pencabutan dua kebijakan tersebut menjadi bagian dari langkah evaluasi pemerintahan Rico Waas dalam menata ulang arah kebijakan Kota Medan. Evaluasi ini diarahkan agar program yang dijalankan lebih selaras dengan kebutuhan masyarakat serta mampu meningkatkan efektivitas dan kualitas pelayanan publik.

Penulis: Lindung Silaban
Editor: Dedy Hu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *