Drone Elang TNI AD: Murah, Ramah Lingkungan, dan Nyaris Tak Terlihat Radar

Bagikan Artikel

Jakarta, BonariNews.com — Kolonel Arh Nur Rachman dari TNI AD berhasil menciptakan drone berbentuk elang yang murah dan ramah lingkungan. Drone ini bisa terbang stabil, dilengkapi kamera First Person View (FPV), dan nyaris tak terditeksi radar.

Ide pembuatan drone muncul dari pengajaran mata kuliah Unmanned Aerial Vehicle (UAV) di Politeknik Angkatan Darat. Nur memanfaatkan prinsip layang-layang burung dan sistem aerodinamika sederhana untuk menggerakkan sayap drone dengan motor. Percobaan awal sempat gagal karena masalah keseimbangan, namun setelah beberapa kali pengembangan, drone berhasil terbang stabil menggunakan rangka fiber dan kain poliester.

Biaya pembuatan relatif terjangkau, sekitar Rp 8-10 juta, menjadikannya model pembelajaran sekaligus inovasi pertahanan yang potensial. Nur juga menambahkan kamera FPV agar operator bisa memantau sekeliling secara real time, serta simulasi bahan peledak ringan untuk latihan militer.

Kolonel Nur menegaskan, teknologi ini mendukung pengintaian dan operasi militer tanpa mudah terdeteksi, sekaligus membuktikan inovasi pertahanan TNI AD bisa terjangkau dan efisien. (Redaksi)

Sumber: indonesiadefense,com diolah seperlunya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *