Dari Apel Pagi hingga Integritas Kerja, Lapas Gunungtua Menjaga Ritme Pelayanan Pemasyarakatan

Bagikan Artikel

PALUTA, BONARINEWS.COM – Rutinitas apel pagi di Lembaga Pemasyarakatan Kelas III Gunungtua, Kabupaten Padang Lawas Utara, tidak sekadar menjadi kewajiban administratif. Kegiatan ini dimaknai sebagai ruang konsolidasi nilai disiplin, integritas, dan kerja sama antarsesama petugas pemasyarakatan dalam menjaga kualitas pelayanan dan pengamanan.

Apel pagi yang digelar di halaman Kantor Lapas Gunungtua, Selasa (27/1/2026), dipimpin langsung oleh Kepala Lapas Kelas III Gunungtua, Japaruddin Ritonga. Seluruh unsur pegawai hadir, mulai dari pejabat struktural, staf administrasi, jajaran pengamanan, hingga peserta magang.

Dalam arahannya, Japaruddin menegaskan bahwa apel pagi merupakan bagian penting dari tugas dan fungsi setiap pegawai pemasyarakatan. Menurut dia, keberadaan atau ketidakhadiran pimpinan tidak boleh menjadi alasan untuk mengabaikan apel sebagai sarana pembinaan dan evaluasi kinerja.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh petugas yang konsisten mengikuti apel pagi. Di tengah tantangan tugas pemasyarakatan yang menuntut kesiapsiagaan dan tanggung jawab tinggi, semangat kolektif dinilai menjadi modal utama dalam menjaga stabilitas kerja di dalam lapas.

Lebih jauh, Japaruddin menekankan bahwa apel pagi dapat menjadi indikator awal kedisiplinan pegawai. Karena itu, ia meminta para pejabat struktural untuk mengoptimalkan fungsi pengawasan terhadap bawahannya, terutama dalam membangun budaya kerja yang tertib dan patuh terhadap aturan.

Selain disiplin, kerja sama dan komunikasi antarpersonel juga menjadi pesan utama dalam apel tersebut. Setiap petugas diharapkan mampu saling mengingatkan dan menerima masukan dengan lapang dada demi kelancaran pelaksanaan tugas.

“Kunci penyelesaian pekerjaan ada pada koordinasi dan komunikasi yang baik. Dengan bekerja sama, beban tugas akan terasa lebih ringan dan hasilnya bisa lebih optimal,” ujar Japaruddin.

Apel pagi ditutup dengan saling berjabat tangan antarpeserta sebagai simbol kebersamaan dan penguatan silaturahmi. Melalui rutinitas sederhana namun bermakna ini, Lapas Kelas III Gunungtua terus berupaya meneguhkan nilai integritas dan profesionalisme dalam menjalankan fungsi pemasyarakatan.

Penulis: Tohong Harahap

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *