Cegah Virus Nipah Masuk Indonesia, Wamenkes Ingatkan Karantina Kesehatan Diperketat

Bagikan Artikel

Jakarta, BONARINEWS – Wakil Menteri Kesehatan, Benjamin Paulus Octavianus, menekankan penguatan karantina kesehatan di seluruh pintu masuk Indonesia sebagai langkah preventif terhadap potensi masuknya virus Nipah, menyusul laporan kasus di India sejak September 2025.

“Kontrol ketat itu paling penting. Oleh karena itu, karantina kesehatan harus diperkuat. Setiap kali saya ke bandara, saya selalu mengecek kesiapan Balai Karantina Kesehatan, baik di kedatangan maupun keberangkatan,” ujar Benjamin di Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (3/2/2026).

Virus Nipah merupakan penyakit infeksius dengan tingkat kematian tinggi meski jumlah kasus global relatif rendah. Hingga kini, India melaporkan dua kasus, sementara Thailand memperketat pengawasan di bandara mereka. Benjamin menekankan, walau virus ini belum masuk ke Indonesia, kewaspadaan harus dijaga secara maksimal.

“Di India kasusnya masih sedikit, tapi virus Nipah sangat infeksius. Gejalanya biasanya demam dan panas, bisa berkembang menjadi pneumonia serius dengan risiko kematian tinggi,” jelas Wamenkes.

Pemerintah Indonesia melalui Balai Karantina Kesehatan memperketat pengawasan terutama di bandara internasional, sebagai langkah antisipatif melindungi masyarakat dari potensi penyebaran penyakit.

Kesiapan ini juga sejalan dengan upaya global, di mana negara-negara tetangga meningkatkan protokol karantina di pintu masuk internasional untuk mencegah penyebaran virus Nipah. (Redaksi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *