Bupati Taput Minta ASN Bekerja Keras dan Cerdas Usai Masa Tanggap Bencana

Bagikan Artikel

BONARINEWS.COM, Tarutung — Bupati Tapanuli Utara Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat menekankan pentingnya aparatur sipil negara bekerja keras, cerdas, dan produktif dalam menjalankan tugas pemerintahan dan pelayanan publik. Penegasan itu disampaikan saat memimpin apel gabungan ASN se-Kabupaten Tapanuli Utara di Lapangan Serbaguna Tarutung, Senin, 5 Januari 2026. Apel tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Deni Parlindungan Lumbantoruan.

Jonius mengatakan, Tapanuli Utara telah melewati masa tanggap darurat bencana dan akan memasuki tahap rehabilitasi dan rekonstruksi dalam tiga bulan ke depan. Pada fase ini, ia meminta seluruh perangkat daerah aktif berkoordinasi dengan kementerian dan lembaga terkait agar seluruh dampak bencana dapat terdata dengan baik.

Menurut dia, masih terdapat sejumlah dampak yang belum tercatat secara menyeluruh, seperti gagal panen, penurunan harga komoditas pertanian, serta persoalan ekonomi masyarakat lainnya. Karena itu, pemerintah daerah perlu melakukan pendataan ulang secara akurat, terutama terkait kebutuhan dasar masyarakat pascabencana.

Selain penanganan dampak bencana, Jonius juga menyoroti persoalan kebersihan lingkungan. Ia meminta setiap organisasi perangkat daerah memulai dari lingkungan kantor masing-masing. Ke depan, pengelolaan kebersihan dan persampahan akan diperkuat dengan melibatkan kecamatan agar koordinasi penanganan lebih efektif dan cepat.

Dalam arahannya, Jonius secara khusus menyinggung disiplin dan produktivitas ASN. Ia menilai masih ada pegawai yang hanya hadir secara administratif tanpa menunjukkan kinerja yang nyata. Menurut dia, kehadiran fisik tanpa produktivitas tidak cukup untuk menjawab tuntutan pelayanan publik.

“Baik saja tidak cukup. Produktivitas harus jelas. Bekerja harus dari hati dan menghasilkan,” kata Jonius. Ia mengajak ASN membangun budaya kerja yang mengedepankan kerja keras dan kerja cerdas, serta kolaborasi antarperangkat daerah.

Jonius juga meminta seluruh ASN lebih tanggap dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, mulai dari tingkat kecamatan hingga sektor kesehatan, sosial, dan perizinan. Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara, kata dia, menargetkan pembentukan Mal Pelayanan Publik untuk mempermudah dan mempercepat akses layanan bagi masyarakat.

Ia menilai kolaborasi antarperangkat daerah menjadi kunci dalam menyelesaikan persoalan di lapangan. Pengalaman penanganan bencana sebelumnya, menurut Jonius, menunjukkan bahwa kerja sama lintas sektor dapat berjalan dengan baik dan perlu terus diperkuat.

Mengakhiri arahannya, Jonius mengajak seluruh ASN menjadikan awal tahun sebagai momentum refleksi dan pembaruan semangat kerja. Ia berharap masyarakat dapat dilibatkan secara aktif dalam pembangunan demi mewujudkan Tapanuli Utara yang maju dan berbudaya.

Sementara itu, Wakil Bupati Deni Parlindungan Lumbantoruan dalam arahannya menyampaikan apresiasi kepada petugas pemadam kebakaran yang dinilai responsif dalam melayani masyarakat. Ia menambahkan, masih banyak pekerjaan rumah yang perlu dibenahi bersama, terutama dalam pengelolaan sampah dan pemenuhan pelayanan dasar masyarakat. (Redaksi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *