Jalinsum Pakkat–Doloksanggul Lumpuh Total, Polres Humbahas Gerak Cepat Tangani Longsor

Bagikan Artikel

HUMBAHAS, Bonarinews.com – Longsor kembali melanda jalur utama Pakkat–Doloksanggul. Material tanah dan bebatuan yang jatuh dari tebing di Dusun IV Batu Sendiri, Desa Parbotihan, Kecamatan Onan Ganjang, Rabu (26/11/2025), membuat Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) di wilayah itu terputus total. Hujan deras yang terus mengguyur sejak beberapa hari terakhir memperburuk kondisi di lapangan.

Menindaklanjuti situasi tersebut, Kapolres Humbang Hasundutan, AKBP Arthur Sameaputty, S.I.K., menginstruksikan seluruh personel untuk turun ke lokasi dan berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Humbahas serta stakeholder terkait. Langkah ini dilakukan untuk memastikan penanganan darurat dapat dilakukan secepat mungkin sekaligus mengamankan wilayah sekitar yang berpotensi terdampak longsor susulan.

Wakapolres Kompol Manson Nainggolan, S.H., M.Si., yang memimpin langsung operasi di lapangan bersama Kasat Lantas AKP Mantho Pandiangan dan Kasat Samapta AKP Samsudin Amri, menyampaikan bahwa pembersihan material longsor sedang dilakukan sebatas area yang masih memungkinkan dijangkau alat berat dan personel. Pengaturan lalu lintas serta penjagaan ketat juga diberlakukan di beberapa titik rawan.

Selain menutup akses jalan, longsor dan intensitas hujan yang belum mereda turut memicu retakan baru di Desa Sibuluan, Onan Ganjang. Kondisi tersebut membuat petugas mengimbau para sopir yang menunggu di Desa Parbotihan agar tidak bertahan di lokasi dan mencari tempat yang lebih aman.

“Hingga saat ini, jalur Pakkat–Doloksanggul belum bisa dilalui sama sekali dan tidak ada jalur alternatif yang dapat digunakan,” jelas Kompol Manson.

Ia menegaskan bahwa keselamatan masyarakat menjadi prioritas dalam seluruh rangkaian penanganan. Petugas di lapangan juga diminta terus memantau perubahan situasi mengingat cuaca ekstrem masih berpotensi memicu longsor baru.

“Kami mengimbau warga untuk tidak memaksakan perjalanan, mengikuti arahan petugas, dan tetap waspada. Kami bersama Pemkab Humbahas terus bekerja untuk membuka kembali akses, tetapi harus dipastikan aman terlebih dahulu,” ujarnya. (Redaksi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *