Polres Toba Gelar Lomba Dance Kontemporer, 37 Peserta Tampil Enerjik Sambut Hari Pahlawan

Bagikan Artikel

Bonarinews.com, TOBA – Suasana meriah menyelimuti Sopo Parsaoran Nauli di Tambunan Balige, Kabupaten Toba, Kamis (6/11/2025). Sebanyak 37 peserta dari berbagai tingkatan sekolah dan umum tampil memukau dalam perlombaan Dance Kontemporer Kapolres Toba Cup 2025 yang resmi dibuka oleh Kapolres Toba AKBP Vinsensius Jimmy Parapaga, S.I.K.

Perlombaan yang berlangsung selama tiga hari, mulai 6 hingga 8 November 2025, merupakan kolaborasi antara Polres Toba dan Pemerintah Kabupaten Toba dalam rangka memperingati Hari Pahlawan tahun 2025. Kegiatan ini menjadi wadah bagi para pelajar tingkat SD, SMP, SMA, SMK, hingga masyarakat umum untuk mengekspresikan diri melalui seni tari sekaligus mempererat kebersamaan.

Dalam acara pembukaan, para peserta menampilkan gerakan tari yang energik dengan koreografi dinamis dan kostum menarik. Tepuk tangan meriah penonton mengiringi setiap penampilan yang menonjolkan semangat kreativitas dan kekompakan.

Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Eston Sihotang, yang mewakili Bupati Toba Effendi Napitupulu, mengatakan lomba tari kontemporer ini bukan hanya ajang kompetisi, tetapi juga sarana edukasi dan pelestarian budaya di tengah kemajuan zaman.

Menurut Eston, kegiatan ini membuktikan bahwa budaya daerah dapat dipadukan dengan unsur modern tanpa kehilangan jati diri. Ia berharap kegiatan semacam ini dapat menjadi inspirasi untuk terus menggali potensi seni dan kreativitas generasi muda.

“Melalui lomba ini, anak-anak kita diajak untuk kembali mengenal budaya dan mengekspresikannya secara kreatif. Ke depan, pemenang lomba ini akan kita tampilkan dalam perayaan Natal 2025 agar memiliki panggung yang lebih luas,” ujarnya.

Kapolres Toba AKBP Vinsensius Jimmy Parapaga dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta dan pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan kegiatan. Ia menegaskan bahwa perlombaan ini tidak hanya menjadi bagian dari peringatan Hari Pahlawan, tetapi juga sarana membangun semangat kebersamaan dan menanamkan nilai-nilai positif bagi generasi muda.

“Dance kontemporer adalah bentuk eksplorasi dan ekspresi diri. Kami ingin kegiatan ini juga membawa pesan kamtibmas, agar peserta dan masyarakat semakin sadar pentingnya tertib berlalu lintas serta menjauhi tindak kriminal,” ujar Kapolres.

Ia menambahkan, konsep lomba yang menghadirkan unsur pahlawan dan pesan moral diharapkan bisa menumbuhkan rasa tanggung jawab dan semangat kepahlawanan di kalangan generasi muda.

Lomba ini dinilai oleh empat juri profesional yakni Peri Sagala, Togi Hutagaol, Magdalena Tambunan, dan Rio Ave Sitompul. Selama tiga hari ke depan, para peserta akan berkompetisi memperebutkan gelar juara Kapolres Toba Cup 2025.

Dengan penuh semangat, masyarakat dan peserta berharap kegiatan ini dapat menjadi agenda tahunan yang tidak hanya menghibur, tetapi juga memperkuat nilai-nilai budaya, kreativitas, dan kebersamaan di Kabupaten Toba. (Redaksi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *