Ahmad Dofiri, Lulusan Terbaik Akpol yang Kini Jadi Penasihat Presiden untuk Reformasi Kepolisian

Bagikan Artikel

Bonarinews.com, Jakarta – Presiden Prabowo Subianto melantik Ahmad Dofiri sebagai Penasihat Khusus Presiden Bidang Keamanan dan Ketertiban Masyarakat serta Reformasi Kepolisian, Rabu (17/9/2025). Sosok ini bukan nama baru di dunia kepolisian, melainkan jenderal berpengalaman yang pernah menduduki berbagai posisi strategis.

Ahmad Dofiri lahir di Indramayu, Jawa Barat, pada 7 Juni 1967. Sejak muda, ia meniti karier melalui pendidikan kepolisian. Lulus dari SMA Negeri 1 Sindang pada 1986, ia kemudian masuk Akademi Kepolisian (Akpol) dan menjadi lulusan terbaik dengan penghargaan Adhi Makayasa pada 1989. Pendidikan lanjutannya mencakup PTIK, PPS KIK UI, hingga Sespimti Polri.

Kariernya dimulai dari posisi Kanit Resintel di Polsekta Tangerang pada 1990, lalu menjabat berbagai posisi penting, mulai dari Kapolres Bandung, Kapolda Banten, Kapolda DIY, hingga Kapolda Jawa Barat. Ia juga pernah memimpin Badan Intelijen dan Keamanan (Kabaintelkam) Polri, menjadi Irwasum, lalu dipercaya sebagai Wakapolri pada 2024 sebelum pensiun pada Agustus 2025.

Kini, Dofiri kembali mengabdi sebagai penasihat presiden. Penugasan ini menjadi babak baru baginya untuk berkontribusi dalam memperkuat keamanan dan mendorong reformasi di tubuh kepolisian.

Dengan pengalaman panjang dan prestasi gemilang, Ahmad Dofiri diharapkan dapat memberikan masukan yang tajam serta solusi strategis agar reformasi kepolisian berjalan efektif dan mampu menjawab tantangan zaman. (Redaksi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *