Gubernur Sumut Muhammad Bobby Afif Nasution mendorong kerja sama strategis dengan Belanda di sektor pangan, energi, dan investasi untuk memperkuat ekonomi daerah.
Medan, BONARINEWS.com – Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution menerima kunjungan Wakil Kepala Misi Kedutaan Besar Kerajaan Belanda di Jakarta, Adriaan Palm, di Kantor Gubernur Sumatera Utara, Medan, Selasa (12/5/2026).
Pertemuan tersebut menjadi langkah penting dalam memperkuat hubungan kerja sama antara Sumatera Utara dan Belanda, khususnya di sektor ketahanan pangan dan energi berkelanjutan.
Bobby Nasution menegaskan bahwa ketahanan pangan saat ini menjadi salah satu prioritas nasional yang juga sejalan dengan program Presiden Prabowo Subianto. Sumatera Utara, sebagai salah satu lumbung pangan nasional, berkomitmen untuk terus meningkatkan produksi dan pengolahan hasil pertanian.
“Sesuai dengan program Presiden Prabowo, kami berharap kerja sama kita bisa diperkuat terkait ketahanan pangan, apalagi Sumatera Utara salah satu daerah penghasil pangan di Indonesia,” ujar Bobby.
Selain sektor pangan, Bobby juga menyoroti pentingnya penguatan kerja sama di bidang energi, terutama pengembangan energi terbarukan dan pengelolaan limbah.
Ia menyebut bahwa sebelumnya telah ada kerja sama pengolahan gas dari sampah, namun belum berjalan optimal. Ke depan, Pemprov Sumut ingin mendorong pengembangan proyek waste to energy agar lebih efektif dan berdampak langsung bagi masyarakat.
“Kita juga sedang memperkuat kerja sama terkait waste to energy, mudah-mudahan ini benar-benar terealisasi,” tambahnya.
Bobby juga membuka peluang lebih luas bagi investasi Belanda di Sumatera Utara dengan komitmen pemerintah daerah untuk memperbaiki iklim usaha dan mempermudah proses investasi.
“Kita terus berupaya mempermudah investasi, apalagi kita punya hubungan yang kuat dengan Belanda,” ujarnya.
Sementara itu, Adriaan Palm menegaskan bahwa Sumatera Utara memiliki posisi strategis dalam hubungan bilateral dengan Belanda, terutama di bidang ekonomi, pendidikan, dan budaya.
Ia menekankan tiga prinsip utama dalam kerja sama, yakni keberlanjutan, kualitas, dan reliabilitas, yang diharapkan dapat terus diperkuat ke depan.
“Sumatera Utara penting bagi Belanda. Kita punya hubungan kuat di bidang ekonomi, pendidikan dan budaya,” kata Adriaan Palm.
Pertemuan ini diharapkan menjadi pintu pembuka bagi kerja sama yang lebih konkret antara Sumatera Utara dan Belanda dalam mendukung pembangunan berkelanjutan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Penulis: Dedy Hu