PJJ Batal DPR Tegaskan Sekolah Tatap Muka Masih Jadi Pilihan Terbaik untuk Pendidikan

Bagikan Artikel

JAKARTA, Bicaranews.com — Rencana penerapan pembelajaran jarak jauh bagi siswa sekolah dibatalkan pemerintah. Keputusan ini mendapat dukungan dari Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia yang menilai pembelajaran tatap muka tetap menjadi metode paling optimal dalam proses pendidikan saat ini.

Anggota Komisi X DPR RI, Reni Astuti, menyatakan setiap kebijakan di sektor pendidikan harus disusun melalui kajian matang agar tidak menimbulkan dampak negatif bagi peserta didik.

Ia mendukung langkah Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu’ti, yang membatalkan wacana tersebut.

Menurut Reni, pembelajaran tatap muka masih menjadi metode paling efektif karena memungkinkan interaksi langsung antara guru dan siswa. Interaksi ini dinilai penting, tidak hanya untuk pemahaman materi, tetapi juga dalam pembentukan karakter serta perkembangan sosial.

Ia menambahkan, pengalaman belajar yang diperoleh di ruang kelas sulit digantikan oleh sistem daring secara penuh.

Meski demikian, inovasi dalam sistem pendidikan tetap diperlukan. Namun, penerapannya harus dilakukan secara terukur dan tidak mengurangi kualitas pembelajaran.

Reni juga mendorong pemerintah untuk melibatkan berbagai pihak, seperti tenaga pendidik, orang tua, dan pakar pendidikan dalam merumuskan kebijakan yang lebih komprehensif.

Dalam konteks penghematan energi yang tengah menjadi perhatian nasional, ia menyarankan agar penerapan kebijakan kerja dari rumah dilakukan secara selektif dan tidak mengganggu sektor pendidikan.

Menurut dia, kebijakan pendidikan harus tetap berorientasi pada kepentingan terbaik siswa serta mendukung peningkatan kualitas pendidikan secara berkelanjutan.


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *