Jakarta, Bonarinews.com – Kisah menginspirasi datang dari atlet muda Indonesia Siti Aisyah yang sukses mencuri perhatian usai meraih dua medali emas di ajang ASEAN Para Games 2025. Di usia yang masih 15 tahun, ia tak hanya mencatat prestasi gemilang, tetapi juga menunjukkan ketulusan dalam memaknai hasil jerih payahnya.
Dua medali emas yang diraih Siti berasal dari nomor 100 meter dan 200 meter gaya punggung kategori S14 putri. Prestasi tersebut menjadi debut manisnya di ajang olahraga tingkat Asia Tenggara bagi atlet disabilitas.
Siti mengaku tidak menyangka bisa meraih hasil sebesar itu, termasuk bonus yang diberikan pemerintah. Ia bahkan menyebut pencairan bonus yang lebih cepat dari perkiraan menjadi kejutan tersendiri baginya.
Alih-alih menghabiskan bonus, remaja asal Padang itu memilih langkah bijak. Ia berencana menabung dan mengalokasikan dana tersebut untuk masa depan, termasuk investasi dan rencana membuka usaha.
Namun, di balik semua itu, ada impian sederhana yang membuat banyak orang tersentuh. Siti ingin memberangkatkan kedua orang tuanya untuk umrah sebagai bentuk bakti dan rasa terima kasih atas dukungan selama ini.
Selain itu, ia juga bercita-cita membantu keluarga dengan membeli rumah. Baginya, keberhasilan sebagai atlet harus diimbangi dengan kesiapan menghadapi masa depan, mengingat karier olahraga tidak berlangsung selamanya.
Meski baru bergabung kurang dari setahun dengan NPC Indonesia, Siti sudah memiliki target besar. Ia ingin tampil di ajang Asian Para Games di Jepang dan terus meningkatkan prestasi, bahkan memecahkan rekor.
Di tengah jadwal latihan yang padat, Siti tetap berkomitmen menjalani pendidikan. Ia mendapatkan dispensasi khusus agar bisa menyeimbangkan antara sekolah dan karier sebagai atlet nasional.
Perjalanan Siti Aisyah menjadi bukti bahwa prestasi bukan hanya soal kemenangan, tetapi juga tentang kerja keras, ketulusan, dan mimpi besar untuk membahagiakan keluarga. (Redaksi)