Kunjungan Reses Komisi VIII DPR RI, Wagub Sumut Tegaskan Penguatan Layanan Sosial, Mitigasi Bencana, dan Persiapan Haji 2026

Bagikan Artikel

Medan, BonariNews.com – Wakil Gubernur Sumatera Utara, Surya, menegaskan kesiapan pemerintah provinsi dalam memperkuat layanan sosial serta meningkatkan kapasitas penanganan bencana saat menerima kunjungan kerja reses Komisi VIII DPR RI di Kantor Gubernur Sumut, Medan, Jumat (20/2/2026). Pertemuan ini menjadi momentum penting untuk menyatukan langkah antara pemerintah daerah dan pusat, khususnya dalam isu sosial, keagamaan, dan kebencanaan.

Surya menjelaskan bahwa Sumut kini berada pada tahap rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana banjir serta longsor yang melanda daerah itu pada akhir 2025. Warga terdampak telah menempati hunian sementara, sementara pemerintah fokus memulihkan mata pencaharian dan memperbaiki infrastruktur vital.

Ia juga menyampaikan apresiasi atas dukungan pemerintah pusat serta kolaborasi berbagai pihak yang memungkinkan Sumut dan Aceh melewati fase tanggap darurat dalam waktu singkat. Menurutnya, langkah ke depan adalah memperkuat sistem mitigasi berbasis teknologi serta meningkatkan edukasi publik agar risiko bencana jangka panjang dapat ditekan.

Selain isu kebencanaan, Surya menekankan keseriusan Pemprov Sumut dalam mempersiapkan layanan terbaik bagi jemaah haji 1447 H/2026 M melalui Embarkasi Medan. Ia memastikan seluruh layanan keberangkatan dan kepulangan jemaah akan tetap mengedepankan standar pelayanan prima.

Dari pihak Komisi VIII, Wakil Ketua Ansori Siregar menegaskan tujuan reses adalah menyerap aspirasi daerah sekaligus memastikan anggaran untuk fungsi sosial dan keagamaan berdampak langsung pada masyarakat. Ia menyoroti pentingnya penguatan perlindungan sosial, peningkatan gizi anak, dan pemberdayaan ekonomi perempuan sebagai pondasi kesejahteraan Sumut.

Ansori berharap pertemuan ini menjadi pijakan baru bagi penguatan kerja sama pusat dan daerah, memastikan bantuan sosial tersalurkan tepat sasaran, serta membangun ketahanan sosial masyarakat secara inklusif. (Redaksi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *