Tapanuli Tengah, BonariNews.com – Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution, meninjau langsung kondisi Sungai Tukka di Desa Hutanabolon, Kecamatan Tukka, Kabupaten Tapanuli Tengah, Kamis (19/2/2026). Kunjungan ini dilakukan untuk memastikan penanganan kerusakan tanggul dan bendungan pascabanjir bandang yang melanda wilayah tersebut.
Berdasarkan laporan petugas di lapangan, bendungan di Daerah Aliran Sungai (DAS) Tukka tertimbun material banjir bandang hingga sedalam 250 sentimeter. Timbunan ini membuat dasar sungai menjadi jauh lebih tinggi dari kondisi normal sehingga meningkatkan risiko banjir di permukiman warga.
Menanggapi kondisi tersebut, Gubernur Bobby menegaskan, pemerintah akan memprioritaskan pembangunan tanggul dan sabo dam di wilayah hulu sebagai langkah pengendalian banjir jangka panjang. Selain itu, penanganan darurat juga tetap berjalan di sepanjang aliran sungai yang melintasi wilayah Tapteng dan sekitarnya.
“Pembangunan sabo dam dan tanggul diperlukan agar aliran sungai tidak lagi membanjiri kawasan permukiman,” ujar Gubernur.
Gubernur juga meminta Pemerintah Kabupaten Tapteng melakukan pendekatan dan sosialisasi kepada masyarakat yang memiliki lahan di sekitar DAS. Ketersediaan lahan menjadi faktor penting untuk mempercepat pembangunan infrastruktur pengendali banjir tersebut.
“Pak Camat yang paling tahu kondisi di lapangan. Sampaikan kepada masyarakat bahwa ini dilakukan untuk penanganan bencana,” tegas Bobby.
Setelah meninjau kawasan Tukka, rombongan gubernur melanjutkan kunjungan ke Kecamatan Sorkam untuk melihat langsung tanggul dan bendungan yang rusak akibat banjir bandang pada November lalu. Upaya pemulihan terus dilakukan sebagai bagian dari mitigasi bencana di wilayah pesisir barat Sumatera Utara.
Wakil Bupati Tapteng, Mahmud Efendi, menyampaikan bahwa Pemkab sudah melakukan sosialisasi kepada masyarakat terkait rencana pembangunan tanggul dan sabo dam. Namun, beberapa pemilik lahan masih dalam tahap komunikasi untuk mencapai kesepakatan.
Sebagai penutup rangkaian kunjungan, Gubernur Bobby berbuka puasa bersama warga terdampak bencana di Kelurahan Sorkam dan melanjutkan dengan Salat Tarawih berjamaah sebagai bentuk kedekatan dan dukungan moral bagi masyarakat. (Redaksi)
