Sukabumi, BonariNews.com — Sejumlah fasilitas di Taman Gado Bangkong yang berada di kawasan Pantai Palabuhanratu Kabupaten Sukabumi tampak rusak meski taman tersebut baru rampung dibangun oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat setahun lalu. Kondisi memprihatinkan itu terlihat langsung saat peninjauan di lokasi pada Rabu (18/2).
Huruf-huruf besar bertuliskan “Gado Bangkong” tampak runtuh dan berserakan di area taman. Tak hanya itu, patung penyu—yang sebelumnya sempat viral karena diduga dibangun menggunakan kardus sebelum akhirnya diperbaiki—kini kembali mengalami kerusakan dengan bagian retak dan terkelupas.
Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman (Perkim) Kabupaten Sukabumi, Sendi, saat dimintai keterangan mengungkapkan, pihaknya baru menerima penugasan resmi untuk menangani taman tersebut dari Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Sukabumi.
“Hari ini saya baru menerima limpahan penugasan dari DLH ke Perkim. Barusan dapat arahan dari pimpinan, mudah-mudahan kami bisa segera melakukan penataan,” ujarnya usai kegiatan bersih-bersih bersama Bupati.
Taman Gado Bangkong selama ini dikenal sebagai salah satu ruang publik favorit warga Palabuhanratu, sekaligus ikon hiburan baru di kawasan pesisir Sukabumi. Warga kini menantikan langkah konkret pemerintah daerah untuk memperbaiki fasilitas yang rusak agar taman kembali layak dan nyaman dikunjungi. (Idris)
