40 Rusa Timor Dilepas Tengah Malam di Baluran—Ada Alasan yang Membuat Petugas Tak Punya Pilihan Lain

Bagikan Artikel

Situbondo, BonariNews.com — Malam di Taman Nasional Baluran belum sepenuhnya larut ketika deru kendaraan pengangkut satwa berhenti di kawasan RPTN Labuhan Merak. Dalam senyap dini hari, tepat pukul 22.15, sebanyak 40 ekor Rusa Timorensis diturunkan satu per satu sebelum akhirnya dilepas menuju kegelapan savana Baluran.

Pelepasliaran tidak dilakukan sembarangan. Operasi ini dikoordinasikan oleh Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam Jawa Timur bersama Balai Taman Nasional Baluran. Puluhan rusa tersebut berasal dari penangkaran milik warga Banyuwangi, Tjipta Sudjarwo Tjoek, yang sebelumnya telah melalui serangkaian pemeriksaan administratif dan teknis.

Kepala Balai Taman Nasional Baluran, Agus Setyabudi, menyebut pelepasliaran ini bukan sekadar agenda rutin konservasi. Ia menyatakan, transfer satwa ini dilakukan setelah analisis mendalam mengenai kesesuaian habitat hingga potensi keberlanjutan populasi.

“Pelepasliaran dini hari adalah keputusan medis. Beberapa rusa mengalami stres selama perjalanan, sehingga mereka harus segera masuk ke habitat alaminya saat suhu rendah dan gangguan minim. Dengan begitu, saat matahari terbit, kondisi mereka sudah lebih stabil untuk beradaptasi,” kata Agus.

Setibanya di dekat wilayah Pantai Bilik Sijile, seluruh kandang diturunkan dan dilakukan pemeriksaan kesehatan terakhir. Setelah dipastikan aman, satu per satu rusa dilepaskan ke hutan Baluran—sebuah momen yang disaksikan petugas dengan campuran lega dan harap.

Agus juga mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan perburuan maupun perdagangan satwa dilindungi. Ia mengatakan, keberlangsungan Rusa Timorensis di Baluran sangat ditentukan oleh minimnya gangguan manusia.

“Harapan kami, populasi rusa ini dapat berkembang biak tanpa ancaman. Menjaga kawasan konservasi bukan hanya tugas petugas, tetapi juga tanggung jawab seluruh warga Situbondo,” pungkasnya. (Redaksi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *