Bandung, BonariNews.com — Inovasi terbaru dari BRIN kembali mencuri perhatian: Smart Footwear, sepatu cerdas yang mampu membaca dan menganalisis gait pattern atau pola berjalan manusia secara objektif berbasis data.
Teknologi yang dikembangkan oleh Pusat Riset Mekatronika Cerdas (PRMC) BRIN ini diperkenalkan oleh penelitinya, Bahrudin, dalam kunjungan ilmiah mahasiswa dari Universitas Bina Sarana Informatika di kawasan riset BRIN Bandung, Senin (9/2).
Apa Itu Smart Footwear BRIN?
Smart footwear dirancang dengan sensor tekanan pada sol sepatu yang mampu membaca distribusi gaya tekan kaki saat melangkah. Data kemudian dikirim secara nirkabel ke sistem kendali untuk dianalisis secara otomatis.
“Setiap fase berjalan memiliki karakteristik tekanan berbeda. Dari sini kita bisa mengetahui ketidakseimbangan beban kaki yang sering tidak disadari,” jelas Bahrudin.
Manfaat Utama:
- Deteksi dini ketidakseimbangan langkah
- Pemantauan mobilitas jangka panjang
- Mendukung rehabilitasi berbasis data
- Monitoring kesehatan lebih akurat daripada pengamatan visual
Teknologi ini juga telah terintegrasi cloud menggunakan API, sehingga data dapat disimpan, dianalisis, dan digunakan untuk pengembangan teknologi mobilitas masa depan.
Menuju Ekosistem Data Kesehatan Terintegrasi
Analisis pola berjalan ini menjadi bagian dari upaya PRMC BRIN menghadirkan teknologi mekatronika cerdas yang aplikatif di lapangan. Smart footwear tidak hanya menjadi perangkat teknis, tetapi solusi berbasis data untuk meningkatkan kualitas hidup manusia.
“BRIN terus mendorong teknologi cerdas untuk kesehatan dan mobilitas yang lebih terukur dan berkelanjutan,” ujar Bahrudin.
Mahasiswa UBSI Antusias
Ketua Prodi Sistem Informasi UBSI, Sriyadi, menilai kunjungan ini membuka wawasan mahasiswa terkait bagaimana riset dihasilkan hingga menjadi inovasi nyata. (Redaksi)
