Sidikalang Gempar! 216 Siswa Keracunan Massal di Sekolah, Rumah Sakit Penuh hingga Gelar Matras Darurat

Bagikan Artikel

Sidikalang, BonariNews.com — Kepanikan melanda dunia pendidikan setelah 216 siswa di sebuah sekolah di Kecamatan Sidikalang tiba-tiba mengalami gejala keracunan massal, Kamis (13/2). Dalam waktu singkat, muntah, pusing, dan lemas dialami puluhan anak hampir bersamaan, membuat suasana sekolah berubah menjadi lokasi darurat medis.

Para siswa langsung dilarikan ke berbagai fasilitas kesehatan di Kabupaten Dairi. Namun jumlah korban yang terus bertambah membuat ruang perawatan penuh sesak, memaksa rumah sakit menyediakan matras tambahan di lorong serta ruang tunggu demi memastikan seluruh anak mendapat penanganan cepat.

Suasana rumah sakit berubah dramatis: antrean ambulans mengular, orangtua panik memenuhi area IGD, dan tenaga medis bekerja tanpa henti untuk menstabilkan kondisi para korban. Hingga sore hari, arus pasien belum menunjukkan tanda-tanda mereda.

Penyebab pasti keracunan masih diselidiki. Tim kesehatan dan kepolisian tengah memeriksa sampel makanan dan minuman yang dikonsumsi siswa sebelum insiden terjadi. Pemeriksaan laboratorium dilakukan untuk mengungkap sumber pencemaran sekaligus mencegah kejadian serupa terulang.

Pemerintah Kabupaten Dairi mengimbau masyarakat tetap tenang sambil menunggu informasi resmi. Fasilitas kesehatan juga telah menambah tenaga medis serta menyiapkan ruang perawatan darurat jika jumlah korban kembali meningkat.

Insiden mengejutkan ini kembali menjadi alarm keras tentang pentingnya pengawasan makanan di sekolah—terlebih karena keracunan massal masih sering menghantui lingkungan pendidikan di Indonesia. (Redaksi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *