BRIN dan Universitas Bangka Belitung Selamatkan Ikan Endemik Terancam Punah

Bagikan Artikel

Cibinong, BonariNews.com — Populasi ikan endemik Bangka Belitung, Betta burdigala, yang terancam punah kini mendapat perhatian serius dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) bersama Fakultas Pertanian, Perikanan, dan Kelautan Universitas Bangka Belitung. Melalui riset bertajuk “Domestikasi dan Pemantauan Keragaman Genetik Ikan Betta sp. Endemik Kepulauan Bangka Belitung,” kedua lembaga ini bekerja sama untuk menjaga keberlanjutan spesies langka ini.

Riset ini diawali dengan pemijahan ikan Betta burdigala di lingkungan terkontrol sebagai tahap domestikasi, dilanjutkan dengan monitoring keragaman genetik. Tujuannya adalah memulihkan stok di alam, sekaligus menghasilkan dasar ilmiah untuk rekomendasi konservasi genetik dan model pengelolaan populasi ikan endemik secara berkelanjutan. Beberapa spesies Betta endemik Bangka dan Belitung, termasuk Betta burdigala, tercatat dalam Daftar Merah IUCN dengan status Critically Endangered (sangat terancam punah).

Ahmad Fahrul Syarif, penanggung jawab riset dari Universitas Bangka Belitung, menjelaskan bahwa proyek ini tidak hanya mendukung pemulihan populasi di habitat asli, tetapi juga mendorong domestikasi yang berkelanjutan. Peneliti BRIN, MH Fariduddin Ath-Thar, menambahkan bahwa pendekatan ini penting untuk menjaga keanekaragaman genetik dan menyediakan dasar ilmiah bagi strategi konservasi di masa depan.

Kolaborasi ini juga memperkuat sinergi antara lembaga penelitian, perguruan tinggi, dan mitra industri, serta diharapkan dapat mempercepat pemanfaatan hasil riset bagi masyarakat, khususnya di sektor pertanian, perikanan, dan peternakan. Inisiatif ini menjadi langkah strategis BRIN untuk mendorong inovasi riset yang aplikatif, berkelanjutan, dan memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat serta kemandirian pangan nasional. (Redaksi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *