Bobby Nasution Minta Generasi Muda Adaptif Hadapi Perubahan Zaman

Bagikan Artikel

Medan, BonariNews.com – Gubernur Sumatera Utara, Muhammad Bobby Afif Nasution, mengingatkan generasi muda agar memiliki kemampuan adaptasi yang kuat di tengah perubahan zaman yang berlangsung cepat. Pesan itu ia sampaikan saat menjadi pemateri kuliah umum di Binus University Medan, Jumat, 6 Februari 2026.

Bobby mengatakan percepatan teknologi dan perubahan ekonomi menuntut anak muda untuk responsif dan tidak gagap menghadapi situasi baru. Menurut dia, adaptasi menjadi keterampilan utama yang menentukan apakah seseorang mampu bertahan atau tertinggal.

“Yang paling penting adalah adaptasi. Banyak perkembangan berubah sangat drastis, sehingga setiap perubahan harus disikapi dengan kemampuan beradaptasi,” ujar Bobby.

Dalam kuliah umum itu, Bobby juga menyoroti peluang besar di sektor hilirisasi industri. Ia menyebut hilirisasi dapat menjadi ruang tumbuh bagi generasi muda, terutama dalam menciptakan nilai tambah pada sumber daya alam dan produk lokal.

“Yang penting bukan membangun pabrik sebesar-besarnya atau membuat teknologi yang paling canggih, tetapi bagaimana produk kita bisa memiliki nilai ekonomi lebih tinggi dari sebelumnya,” kata Bobby. Ia menilai penguatan hilirisasi dapat mendorong percepatan menuju Indonesia Emas 2045.

Bobby menambahkan, kegagalan mencapai target pembangunan nasional itu akan berdampak panjang. Kesempatan Indonesia untuk naik kelas menjadi negara maju bisa mundur puluhan tahun jika tidak ditopang kualitas sumber daya manusia yang adaptif.

“Kita punya cita-cita Indonesia Emas 2045. Kalau tidak tercapai, kesempatan mengulangnya akan datang lebih lama lagi,” katanya.

Di hadapan mahasiswa, Bobby juga mengingatkan pentingnya menikmati proses dan tidak terpaku pada perbandingan dengan pencapaian orang lain. Ia mengatakan perjalanan setiap orang berbeda, sehingga anak muda tidak perlu merasa tertinggal hanya karena perkembangan masing-masing tidak sama.

Ia menekankan bahwa proses belajar tidak berhenti pada ruang kelas. Pengalaman di luar kampus, menurut Bobby, justru sering memberikan pelajaran yang tidak ditemukan dalam materi akademik.

“Kehidupan kampus bukan hanya soal menerima pelajaran. Di luar kampus juga banyak hal yang bisa dipelajari,” ujarnya.

Rektor Binus University, Nelly, mengatakan tantangan yang dihadapi Indonesia saat ini membutuhkan kolaborasi berbagai pihak. Ia berharap generasi muda dapat mengambil bagian dalam mendorong kemajuan Sumatera Utara, terutama menghadapi perubahan global yang semakin cepat.

Kegiatan kuliah umum itu turut dihadiri Kepala Dinas Pendidikan Sumut, Alexander Sinulingga, serta Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Sumut, Nurbaiti Harahap. (Redaksi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *