Toba, BONARINEWS – Polres Toba menggelar Apel Gelar Pasukan Operasi Keselamatan Toba 2026 di halaman Mako Polres Toba, Senin (2/2/2026) pukul 09.00 WIB. Apel ini menjadi ajang pengecekan akhir kesiapan personel, armada, serta sarana pendukung untuk memastikan kelancaran operasi keselamatan lalu lintas menjelang meningkatnya mobilitas masyarakat di masa pra-Lebaran.
Apel dipimpin Wakapolres Toba Kompol Marluddin S.Ag., M.H., bersama Wakil Bupati Toba Audi Murphy O. Sitorus, dan diikuti pasukan gabungan dari Polri, TNI, Dinas Perhubungan, BPBD, hingga Dinas Kesehatan. Sebagai tanda dimulainya operasi, keduanya menyematkan pita operasi kepada perwakilan setiap instansi yang terlibat.
Dalam amanat Kapolda Sumut yang dibacakan Wakapolres Toba, disampaikan bahwa keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas merupakan kebutuhan fundamental bagi seluruh pengguna jalan. Kebutuhan ini semakin mendesak jelang Hari Raya Idul Fitri 1447 H, ketika lonjakan aktivitas perjalanan diperkirakan akan sangat signifikan.
Kapolda juga menegaskan komitmen Indonesia dalam mendukung program internasional Decade of Action for Road Safety 2021–2030—prakarsa PBB yang menargetkan penurunan angka fatalitas kecelakaan lalu lintas hingga 50 persen. Untuk itu, sistem keselamatan jalan harus dibangun secara terpadu sesuai lima pilar Rencana Umum Nasional Keselamatan (RUNK): manajemen keselamatan, jalan berkeselamatan, kendaraan berkeselamatan, perilaku berkendara aman, serta penanganan korban pascakecelakaan.
Kapolda memberikan sejumlah penekanan bagi seluruh personel operasi, mulai dari pemetaan titik rawan pelanggaran, kecelakaan, dan kemacetan; hingga memperkuat pendekatan edukatif kepada masyarakat. Edukasi dilakukan lewat penyuluhan langsung, pemasangan spanduk dan banner, distribusi leaflet dan stiker, serta pemanfaatan media sosial.
Personel juga diingatkan menjaga profesionalisme dengan prinsip 3S—senyum, sapa, dan salam—serta menghindari pelanggaran kode etik seperti pungutan liar, penyalahgunaan wewenang, maupun sikap arogan dalam bertugas.
“Laksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab, profesional, dan humanis. Junjung tinggi integritas dalam setiap aktivitas di lapangan,” pesan Kapolda.
Operasi Keselamatan Toba 2026 dijalankan selama 14 hari, mulai 2 hingga 15 Februari 2026. Operasi ini diharapkan menjadi momentum peningkatan kualitas pelayanan Polri serta memperkuat kepercayaan publik menjelang Operasi Ketupat Toba.
Melibatkan unsur TNI, pemerintah daerah, dan berbagai mitra kamtibmas lainnya, operasi ini menjadi upaya bersama untuk meningkatkan ketertiban dan keselamatan berlalu lintas di wilayah Sumatera Utara. (Redaksi)
