Sukabumi, BONARINEWS — Sebuah truk pengangkut ribuan ayam mengalami kecelakaan tunggal di tanjakan curam Cisarakan, jalur Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, Rabu pagi (28/1/2026) sekitar pukul 06.00 WIB. Truk tersebut dilaporkan terguling setelah tidak kuat menanjak di salah satu titik rawan kecelakaan.
Truk bernomor polisi T 8709 AF itu dikemudikan Jui (35) dengan seorang kondektur bernama Salim (32). Kendaraan diketahui melaju dari Palabuhanratu menuju Purwakarta dengan membawa muatan sekitar 1.664 ekor ayam.
Menurut keterangan sopir, kendaraan sebenarnya hampir berhasil melewati tanjakan terakhir. Namun secara tiba-tiba mesin kehilangan tenaga dan tidak mampu melanjutkan perjalanan.
“Mobil sudah hampir selesai tanjakan, tapi tidak kuat. Saya coba masukkan gigi mundur, tapi tidak bisa. Alhamdulillah saat itu masih sadar,” ujar Jui di lokasi kejadian.
Ia menjelaskan, posisi jalan di lokasi tersebut cukup berbahaya. Jika kendaraan mundur ke arah kanan, terdapat jurang dengan kedalaman yang cukup ekstrem. Untuk menghindari risiko yang lebih fatal, Jui mengambil keputusan cepat dengan mengarahkan truk ke sisi kiri hingga menabrak tebing.
“Kalau mundur ke kanan itu jurang, jadi saya arahkan ke kiri nabrak tebing,” tambahnya.
Akibat kejadian tersebut, truk terguling dan menutup sebagian badan jalan, sehingga arus lalu lintas sempat mengalami gangguan. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam insiden ini. Sopir dan kondektur hanya mengalami luka ringan berupa lecet dan tidak memerlukan perawatan medis lanjutan.
Warga sekitar bersama aparat kepolisian segera melakukan penanganan di lokasi, termasuk proses evakuasi truk dan boks yang berisi ribuan ayam. Setelah proses evakuasi, kondisi lalu lintas perlahan kembali normal.
Pihak kepolisian mengimbau para pengendara, khususnya kendaraan bermuatan berat, agar lebih berhati-hati saat melintas di jalur Palabuhanratu yang dikenal memiliki tanjakan curam dan rawan kecelakaan, terutama bagi pengemudi yang belum mengenal karakter medan. (Idris)
