Direktorat Baru Polda Sumut Siap Lawan Kejahatan Perempuan, Anak, dan Perdagangan Orang!

Bagikan Artikel

MEDAN, BONARINEWS.COM — Polda Sumatera Utara resmi mengubah Subdit Renakta menjadi Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak serta Pemberantasan Perdagangan Orang (Ditres PPA dan PPO). Langkah ini disebut sebagai gebrakan strategis untuk memperkuat perlindungan hukum bagi perempuan, anak, dan kelompok rentan.

Kombes Pol Kristinattara Wahyuningrum dipercaya memimpin direktorat baru ini, dengan pengukuhan yang dipimpin langsung oleh Kapolda Sumut Irjen Pol Whisnu Hermawan Februanto di Mapolda Sumut, Kamis (8/1/2026).

Kapolda Sumut menyebut peningkatan status Subdit Renakta menjadi direktorat merupakan tonggak penting dalam menghadapi kejahatan yang semakin kompleks, termasuk kekerasan terhadap perempuan dan anak serta perdagangan orang. “Jenis kejahatan ini membutuhkan penanganan terfokus dan profesional, berperspektif korban,” ujarnya.

Dalam acara serah terima penanganan perkara dari Ditreskrimum ke Ditres PPA dan PPO, Kapolda mengapresiasi kinerja Subdit Renakta yang dinilai berhasil hingga akhirnya berkembang menjadi direktorat dengan struktur dan kewenangan lebih kuat.

Direktorat baru ini lahir dari gagasan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo sejak 2021 dan diperkuat lewat Peraturan Presiden Nomor 20 Tahun 2024. Langkah ini sekaligus menegaskan komitmen Polri memberikan perlindungan maksimal bagi korban tindak pidana perdagangan orang, perempuan, dan anak.

Kapolda juga menyoroti beberapa kasus penting yang pernah ditangani, termasuk sindikat perdagangan bayi melalui media sosial di Medan dan pengiriman pekerja migran ilegal di Asahan. Penanganan kasus tersebut dilakukan secara profesional oleh jajaran Polda Sumut.

Dengan pembentukan Ditres PPA dan PPO, Polda Sumut menegaskan siap menjadi garda terdepan dalam menghadirkan rasa aman dan keadilan, sekaligus menandai babak baru penegakan hukum yang humanis, profesional, dan berpihak pada korban. (Redaksi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *