BONARINEWS.COM, Balige — Suasana malam di pusat Kota Balige mendadak mencekam setelah sebuah rumah toko (ruko) di Jalan Mulia Raja, Kelurahan Napitupulu Bagasan, Kecamatan Balige, Kabupaten Toba, dilalap api pada Sabtu malam, 10 Januari 2026. Kebakaran terjadi sekitar pukul 22.00 WIB dan penyebabnya masih diselidiki.
Kapolres Toba AKBP V.J. Parapaga Napitupulu, melalui Kapolsek Balige AKP Libertius Siahaan, membenarkan peristiwa tersebut. Ia menyampaikan, ruko yang terbakar merupakan milik Adventus Manurung (45) dan disewakan kepada Poin Manik (48), yang sehari-hari menjalankan usaha penjualan barang kelontong di lokasi tersebut.
Berdasarkan keterangan kepolisian, sebelum kebakaran terjadi, tiga saksi yakni Ebi Manik (19), Jordan Manik (29), dan Yesa boru Manik (21), yang merupakan anak dari penyewa ruko, meninggalkan tempat usaha sekitar pukul 20.30 WIB. Mereka pulang ke rumah orang tua yang berada di kawasan depan Lapangan Venue Balige.
Sekitar pukul 22.00 WIB, Yesa Manik menerima kabar mengejutkan bahwa ruko tempat mereka berjualan telah terbakar. Informasi tersebut segera diteruskan kepada orang tuanya, Anggreni boru Silalahi (48).
Para saksi sempat berupaya kembali ke lokasi untuk memadamkan api secara manual. Namun usaha tersebut tidak membuahkan hasil karena pintu ruko dalam kondisi terkunci dan tidak dapat dibuka, sementara api terus membesar di dalam bangunan.
Tak berselang lama, sekitar pukul 22.10 WIB, empat unit mobil pemadam kebakaran milik Pemerintah Kabupaten Toba tiba di lokasi. Petugas langsung melakukan pemadaman secara intensif dan api berhasil dijinakkan sekitar pukul 22.30 WIB.
Dalam kejadian tersebut tidak terdapat korban jiwa, mengingat ruko dalam keadaan kosong saat api mulai berkobar. Namun, kebakaran mengakibatkan kerugian materiil yang ditaksir mencapai Rp100 juta.
Pihak kepolisian masih melakukan pendalaman untuk memastikan penyebab pasti kebakaran, meski dugaan awal mengarah pada korsleting listrik. Warga sekitar diimbau untuk lebih waspada terhadap instalasi listrik, terutama pada bangunan usaha yang ditinggal pada malam hari. (Redaksi)