Sekolah Tak Boleh Dibiarkan Rusak! Pesan Keras Mendikdasmen Saat Resmikan SMPN 1 Tahunan Jepara

Bagikan Artikel

BONARINEWS.COM, Jepara — Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti menegaskan negara tidak boleh menutup mata terhadap kondisi sekolah yang rusak, fasilitas tak layak, hingga lingkungan belajar yang membahayakan keselamatan siswa dan guru. Pesan itu disampaikan saat peresmian revitalisasi SMPN 1 Tahunan, Jepara.

Menurut Mu’ti, pembangunan sekolah tidak boleh setengah-setengah. Revitalisasi gedung sekolah adalah upaya membangun “raga” pendidikan, tetapi hal itu harus berjalan seiring dengan penguatan “jiwa” pendidikan. Keduanya, kata dia, tak bisa dipisahkan jika ingin mewujudkan pendidikan yang benar-benar bermutu dan berkeadilan.

Ia mengibaratkan pembangunan sekolah seperti menyanyikan lagu Indonesia Raya. Tak cukup hanya lantang di lirik, tetapi harus dihayati maknanya. Gedung yang aman, nyaman, dan layak menjadi fondasi penting agar proses belajar mengajar berjalan optimal dan manusiawi.

Mendikdasmen juga menekankan bahwa lingkungan sekolah yang baik akan berdampak langsung pada semangat belajar, karakter, serta keselamatan seluruh warga sekolah. Karena itu, negara harus hadir memastikan sekolah menjadi tempat yang aman sekaligus membangun masa depan generasi muda.

Melalui program revitalisasi ini, Kemendikdasmen mendorong pendidikan yang ramah, berkualitas, dan dapat diakses semua anak bangsa. Pesan Menteri Mu’ti jelas: membangun pendidikan bukan hanya soal tembok dan bangunan, tetapi tentang menyiapkan jiwa dan raga generasi penerus Indonesia. (Redaksi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *