BONARINEWS.COM, Labuan Bajo – Upaya pencarian terhadap seorang warga negara asing (WNA) asal Spanyol yang menjadi korban tenggelamnya Kapal Wisata KM Putri Sakinah hingga kini belum membuahkan hasil. Memasuki hari ke-14 sejak peristiwa nahas itu terjadi, korban masih belum ditemukan.
Operasi pencarian dilanjutkan pada Kamis, 8 Januari 2026, oleh Tim SAR Gabungan di perairan Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur. Sejak pagi hari, ratusan personel kembali diterjunkan untuk menyisir area laut dan daratan yang diduga menjadi lokasi keberadaan korban.
Kapal Phinisi KM Putri Sakinah dilaporkan tenggelam pada 26 Desember 2025 di perairan antara Pulau Padar dan Labuan Bajo. Dari kejadian tersebut, satu penumpang WNA asal Spanyol dinyatakan hilang dan hingga kini masih dalam proses pencarian.
Pada hari ke-14 operasi SAR, sebanyak 168 personel gabungan dikerahkan. Unsur yang terlibat terdiri dari Basarnas, TNI, Polri, KSOP Labuan Bajo, Balai Taman Nasional Komodo, BPBD Manggarai Barat, komunitas penyelam lokal, serta sejumlah relawan kemanusiaan lainnya.
Pencarian dilakukan secara intensif dengan berbagai metode. Tim menyisir perairan menggunakan kapal SAR, melakukan pemantauan udara dengan drone thermal, serta menurunkan penyelam di sekitar lokasi bangkai kapal. Area pencarian juga diperluas hingga perairan dan pesisir Pulau Rinca, Pulau Padar, Pulau Serai, serta wilayah selatan Pulau Komodo.
Meski demikian, proses pencarian dihadapkan pada sejumlah kendala. Arus laut yang cukup kuat dan kondisi cuaca yang berubah-ubah menjadi tantangan utama di lapangan. Namun demikian, Tim SAR Gabungan menegaskan bahwa upaya pencarian akan terus dilakukan secara maksimal sesuai prosedur yang berlaku.
Hingga sore hari, hasil pencarian masih nihil. Tim SAR memastikan operasi akan tetap dilanjutkan sebagai bentuk komitmen kemanusiaan dan tanggung jawab negara dalam menangani kecelakaan laut.
Pencarian korban KM Putri Sakinah ini menjadi perhatian serius berbagai pihak, mengingat lokasi kejadian merupakan kawasan wisata internasional. Seluruh unsur yang terlibat berharap korban dapat segera ditemukan agar memberikan kepastian bagi keluarga dan semua pihak terkait. (Faidin)